Zonasi Covid-19 Kabupaten Magelang Menuju Kuning

Dilihat 1044 kali
Sebagian besar kecamatan di Kabupaten Magelang sudah masuk zona kuning

BERITAMAGELANG.ID - Zonasi Covid-19 Kabupaten Magelang masih di oranye. Dari 12 indikator, skornya masih tetap 2,14 seperti sebulan sebelumnya, hanya saja trennya sudah menuju zona kuning. Dengan skor ini, menandakan tingkat kesembuhannya semakin banyak. Sebaliknya jumlah pasien covid-19 semakin sedikit. 


"Mari kita jaga dan tingkatkan lagi. Kami mohon maaf, untuk saat ini kegiatan masyarakat masih kita batasi. Namun ini semua demi pandemi segera berakhir," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, dalam Konferensi Pers Penanganan Covid-19 di command center room, Jumat (5/3/2021).


Dari 21 kecamatan, zona oranye hanya tujuh, yaitu Sawangan, Bandongan, Borobudur, Kaliangkrik, Windusari, Grabag dan Candimulyo. 


“Sisanya di 14 kecamatan, sudah masuk zona kuning. Untuk tingkat desa, sudah ratusan yang masuk zone hijau," ungkapnya.


Persentase kesembuhan di tingkat Jawa Tengah, Kabupaten Magelang ada di urutan keempat. Di bawah Kota Salatiga dengan skor 94,72, Blora (94,18), Temanggung (94,13) dan Kabupaten Magelang dengan skor 94,09. 


"Semua ini berkat kerja keras bersama. Di sisi lain, laboratorium tempat pemeriksaan real time PCR semakin banyak, sehingga hasilnya bisa diketahui lebih cepat. Dengan begitu, bisa dilakukan langkah antisipasi termasuk memutus mata rantai penularannya," jelasnya.


Sementara tren angka penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19, terus menurun sejak Januari 2021. Jika sebelumnya mencapai di atas 60 orang per hari, kini hanya sekitar 10 orang per hari. Hal yang sama juga terjadi pada angka konfirmasi meninggal. Trennya sebelumnya di atas 2 orang per hari, kini rata-rata satu orang.  


“Hal ini juga karena dampak dilakukannya PPKM Mikro dan pengetatan-pengetatan kegiatan di masyarakat. Dengan PPKM Mikro, menjadi lebih fokus penanganannya," jelasnya.


Pada Jumat (5/3/2021) tercatat ada tambahan 36 pasien sembuh covid-19. Sedangkan tambahan pasien baru, hanya 16 orang. Namun demikian, ada tambahan 3 pasien yang meninggal dari Kecamatan Muntilan, Tempuran dan Ngluwar. 


“Dengan tambahan itu, jumlah kumulatifnya menjadi 8.673 orang. Rinciannya, 227 dalam penyembuhan, 8.199 sembuh dan 247 meninggal," kata Nanda.


Tambahan 36 pasien sembuh covid-19 itu, kata Nanda, 9 diantaranya berasal dari Kecamatan Salaman. Kemudia ada 6 dari Borobudur, 5 Muntilan, 4 di Ngluwar dan Grabag serta tiga di Secang dan Bandongan. Selain itu juga ada satu orang dari Salam dan Tempuran.


Sementara tambahan 16 pasien terkonfirmasi positif covid-19, enam diantaranya dari Kecamatan Mertoyudan. Kemudian tiga di Muntilan dan Ngablak. Selain itu ada satu orang tersebar di Borobudur, Salam, Sawangan dan Ngluwar. 


Pasien suspek, hari ini ada tambahan 4 baru. Tapi ada 3 sembuh dan 4 alih status ke konfirmasi. 


“Kini jumlah kumulatifnya menjadi 1.702 orang. Rinciannya, 29 dirawat, 1.427 sembuh, 52 isolasi mandiri dan 194 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar