Zonasi Covid-19 Kabupaten Magelang Kembali Oranye

Dilihat 1215 kali
Zonasi COVID-19 Kabupaten Magelang kembali ke oranye

BERITAMAGELANG.ID - Zonasi Covid-19 Kabupaten Magelang kini kembali ke oranye. Selama beberapa minggu sejak akhir 2020 hingga awal tahun 2021, sempat masuk zona merah. Meski demikian, warga tetap diminta menjalankan protokol kesehatan secara ketat.


Di tingkat kecamatan, zona merah ada pada Bandongan. Sedangkan yang lain, masuk zona orange. 


“Sedangkan zona kuning, hanya ada dua dari 21 kecamatan. Yakni Kecamatan Dukun dan Ngablak, lainnya oranye," kata Anggota Bidang Penanganan Satgas Covid-19 yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo saat Konferensi Pers, Jumat (22/1/2021).


Ditambahkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, pada hari ini ada tambahan 8 pasien terkonfirmasi yang meninggal. Mereka berasal dari Kecamatan Muntilan 2 orang. 


Kemudian lainnya tersebar di Salaman, Mertoyudan, Borobudur, Salam, Grabag dan Secang. 


“Kini total pasien positif yang meninggal, ada 192 orang. Terkait hal ini, kami minta seluruh warga di Kabupaten Magelang tanpa kecuali, untuk meningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan," imbuhnya.


Selain ada tambahan yang meninggal, saat ini juga ada tambahan 63 pasien terkonfirmasi baru. Mereka tersebar di Tempuran 14 orang, Mertoyudan 11, Srumbung 10, Muntilan 6, Borobudur 5, Candimulyo 4 dan Bandongan 3 orang. 


Selain itu juga ada di Kaliangkrik dan Secang, masing-masing 2 orang serta satu orang tersebar di Salaman, Kajoran, Salam, Ngluwar, Grabag, dan Pakis. 


Meski demikian, saat ini juga ada 11 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Delapan diantaranya dari Kecamatan Borobudur dan satu orang di Windusari, Salam serta Candimulyo. 


“Dengan tambahan itu semua, jumlah kumulatifnya menjadi 7.427 orang. Rinciannya, 1.487 dalam penyembuhan, 5.748 sembuh dan 192 meninggal," jelasnya.


Sedangkan pasien suspek, ada tambahan 11 orang. Namun ada 12 yang dinyatakan sembuh dan 4 alih status menjadi terkonfirmasi. Empat orang itu, berasal dari Kecamatan Borobudur, Muntilan, Kaliangkrik dan Secang. 


“Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien suspek ada 1.313 orang. Terdiri dari 116 dirawat, 1.064 sembuh, 28 menjalani isolasi mandiri dan 105 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar