Direktur RSUD Muntilan, dr. M Syukri : Keselamatan Pasien di Masa Pandemi Menjadi Prioritas

Dilihat 327 kali
Dialog interaktif dalam rangka WPSD 2020 di LPl Radio Gemilang FM dengan narasumber Direktur RSUD Muntilan dr. M. Syukri

BERITAMAGELANG.ID--Hari Keselamatan Pasien Sedunia World Patient Safety Day (WPSD) yang ditetapkan WHO pada tanggal 17 September 2019 diperingati untuk memperlihatkan komitmen para pekerja kesehatan dalam mengutamakan keselamatan pasien.

Pada peringatan Hari Keselamatan Sedunia tahun ini, mengusung tema Keselamatan Tenaga Kesehatan Merupakan Prioritas Untuk Keselamatan Kita Semua. Tema ini dipilih sebagai upaya meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya keselamatan tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19. Maksud dari tema tersebut bahwa keselamatan tenaga kesehatan juga bertujuan mencapai keselamatan pasien yang berarti sebelum tenaga kesehatan menyelamatkan pasien, tenaga kesehatan harus terjamin dulu keselamatannya. Jadi keselamatan dan kesehatan tertuju kepada kedua belah pihak, baik pasien maupun tenaga kesehatan. Selain itu, di masa pandemi seperti saat ini, tenaga kesehatan sebagai Garda Terdepan dalam pelayanan kesehatan memiliki faktor risiko yang sangat tinggi terpapar COVID-19.

Direktur RSUD Muntilan Kabupaten Magelang, dr. M. Syukri menyampaikan dalam rangka memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020, dilaksanakan melalui Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit dan Humas melaksanakan kegiatan Gerakan Nasional Peduli Keselamatan Tenaga Kesehatan.

Ditambahkan oleh M. Syukri, kegiatan tersebut meliputi pertama, melaksanakan Gerakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan dengan sabun/ handrub dan Menjaga jarak) secara serentak pada tanggal 17 September 2020. "Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati RSUD Muntilan Kabupaten Magelang, semua pasien dan keluarga pasien. Gerakan 3M bertujuan untuk mencegah penularan COVID-19," terang Syukri.


Edukasi gerakan 3M di lingkungan RSUD Muntilan.

Kedua, Edukasi kesehatan mengenai pemakaian masker, mencuci tangan dengan sabun/handrub dan menjaga jarak dengan benar. Dan kegiatan ketiga adalah Pembagian masker dan leaflet edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien.

Edukasi pemakaian masker dengan benar bahwa mengenakan masker harus menutupi area mulut, hidung dan dagu. Penggunaan jenis masker yang saat ini disarankan adalah masker bedah atau masker kain dengan 3 lapisan. Setelah selesai digunakan masker bedah langsung dibuang ketempat sampah dan tidak dapat dipakai kembali, sedangkan masker kain langsung dicuci dengan deterjen sampai bersih sehingga dapat digunakan kembali. 

Lebih lanjut Syukri menyampaikan mengenai cara cuci tangan yang benar yang disampaikan kepada pasien dan keluarga pasien. Cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir/handrub selama 20 detik. "Mencuci tangan merupakan salah satu upaya untuk mencegah dari berbagai penyakit karena hampir sebagian besar penyebaran kuman penyebab penyakit tersebut bersumber dari tangan," kata Syukri.

Mencuci tangan dapat efektif dalam pencegahan berbagai penyakit apabila dilakukan dengan 6 cara :

1. Meratakan sabun/handrub dengan kedua telapak tangan.

2. Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya.

3. Gosok kedua telapak dan sela-sela jari.

4. Gerakan punggung jari tangan dan saling mengunci.

5. Ibu jari tangan kiri digosok berputar dalam genggaman tangan kanan dan sebaliknya.

6. Gosok berputar ujung jari-jari tangan kanan di telapak kiri dan sebaliknya.

Selain kampaye menggunakan masker dan cuci tangan dengan banar, protokol menjaga jarak juga sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. Menjaga jarak dengan lawan bicara di ruang publik sejauh 2 meter Edukasi mengenai hal ini juga disampaikan kepada pasien dan keluarga dalam kegiatan WPSD 2020 di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang.

Upaya lain dalam peningkatan keselamatan pasien dan petugas rumah sakit dilakukan juga screening awal pasien rawat jalan. Screening berupa pengukuran suhu badan oleh petugas saat pasien, keluarga pasien dan pengunjung saat masuk ke lingkungan Rumah Sakit.

Kegiatan dalam rangka Peringatan WPSD 2020 tidak hanya dilakukan di lingkungan Rumah Sakit tetapi kegiatan juga dilaksanakan dengan dialog interaktif di LPPL Radio Gemilang FM, dengan narasumber Direktur RSUD Muntilan Kabupaten Magelang, dr. M. Syukri, MPH didampingi oleh Arif Masquri, S.Kep.Ns dari Komite PPI. 

Topik dialog adalah Keselamatan Pasien dan Petugas Dalam Masa Pandemi Covid di RSUD Muntilan. Kabupaten Magelang. Pada sesi akhir dialog Direktur RSUD Muntilan Kabupaten Magelang menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak takut berkunjung ke RSUD Muntilan selama pandemi covid ini.

"Masyarakat jangan takut untuk berkujung ke RSUD Muntilan. Karena kami telah menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penularan covid dan terlebih lagi pelayanan untuk pasien covid melalui jalur khusus terpisah dengan pelayanan pasien non covid," pungkas M. Syukri. *) rep. Nurdiani Risma Dewi, SKM.--Instalasi PKRS dan Humas RSUD Muntilan

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar