Bandungrejo Cultural Festival 2018, Pesta Budaya di Magelang

Dilihat 1207 kali
Bandungrejo Cultural Festival 2018, pagelaran seni tradisi petani lereng Merbabu

BERITAMAGELANG.ID - Atraksi budaya menarik akan ditampilkan warga adat lereng Gunung Merbabu Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang Jawa tengah. Pagelaran kali ini merupakan wujud syukur para petani usai panen raya.

Gelar aneka kesenian warga Desa Bandungrejo itu akan kembali digelar pada 23 Februari 2018 di panggung terbuka Desa Bandungrejo. Pesta budaya bertajuk Bandungrejo Cultural Festival 2018 itu bertema "Satu Budaya Seribu Pesona" dengan menampilkan sejumlah potensi yang ada di wilayah lereng Gunung Merbabu, seperti bazaar kuliner tradisional, sayur mayur hingga bazaar aneka suvenir menarik.

Tidak hanya itu, yang tak kalah seru dan menarik dalam festival tersebut adalah pentas aneka kelompok kesenian tradisional mulai dari brodut, topeng ireng, jathilan, kethoprak hingga tari soreng Bandungrejo yang sudah melegenda.  

Ketua panitia Bandungrejo Cultural Festival 2018, Windi Sussetyoningrum mengungkapkan, pagelaran kali ini merupakan rangkaian kegiatan berkesenian warga Desa Bandungrejo, tapi tahun ini dengan sentuhan berbeda dan lebih bermakna.

"Berbeda dengan pagelaran sebelumnya, pada moment kali ini Bandungrejo akan semakin berwarna, ramai dan meriah dengan kehadiran aneka pentas seni yang dimainkan oleh para mahasiswa KKN dari Universitas Sebelas Maret Surakarta atau UNS yang berasal dari berbagai daerah dan suku nusantara," jelas Windi kepada beritamagelang.id.

Guna mempersiapkan pagelaran ini, lanjut windi, pihaknya telah mempersiapkan selama lebih dua bulan, mulai dari konsep acara, tata panggung, hingga dekorasi ornamen pendukung penampilan para penari dengan latar belakang keindahan pegunungan di wilayah Bandungrejo, dengan lebih dari 150 penampil dari lokal maupun daerah lain di wilayah Magelang.

Selain menjadi tradisi, gelar budaya Bandungrejo Cultural Festival 2018 juga menjadi ungkapan rasa syukur warga kepada Tuhan akan hasil pertanian yang melimpah, meski dilanda cuaca ekstrim akhir-akhir ini. 

"Gelar budaya ini juga semakin mengukuhkan jati diri Desa Bandungrejo sebagai desa pelestari budaya tradisional yang di akui oleh  Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI pada 2017 lalu," pungkas Windi.

Gelar tradisi ini didukung sepenuhnya oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Magelang, sehingga diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk datang dan menikmati eksotiknya kesenian tradisi yang ditarikan dengan sepenuh hati.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar