Warga Kebonkliwon Kembangkan Wisata Edukasi Pelatihan Tanam Aneka Buah

Dilihat 228 kali
Kepala Desa Kebonrejo Salaman, Muhammad Sajidun, memeriksa bibit pohon buah di Edu Wisata Kandang Ciblon Papringan

BERITAMAGELANG.ID - Masyarakat Dusun Kebonkliwon, Desa Kebonrejo Salaman Kabupaten Magelang, mengembangkan Edu Wisata Kandang Ciblon Papringan. Sebuah destinasi wisata baru dengan mengandalkan kekayaan sumber daya alam Kecamatan Salaman.


Kepala Desa Kebonrejo Salaman, Muhammad Sajidun mengatakan salah satu program dalam destinasi tersebut adalah pendampingan dan pelatihan bercocok tanam buah-buahan.


Kecamatan Salaman sudah dikenal oleh masyarakat sebagai penyedia aneka macam bibit pohon, termasuk bibit pohon buah.


"Hal itu yang masyarakat kembangkan melalui pelatihan dan pendampingan menanam bibit pohon buah," terang Sajidun, Senin (25/1/2021).


Edu Wisata Kandang Ciblon Papringan merupakan kelompok usaha bersama dari masyarakat. Berangkat dari tahun 2008 dengan memulai pembibitan tanaman buah, kemudian pada tahun 2016 mulai berjualan melalui online dan pelatihan.


Konsep pelatihan dan pendampingan secara teknis dimulai dari pemilihan bibit pohon kemudian juga memeriksa tanah calon tempat bibit tersebut ditanam. 


"Kemudian baru dilaksanakan pendampingan hingga pohon tersebut berbuah. Termasuk ada garansi untuk bibit pohon yang mati sebelum berbuah," ungkap Sajidun.


Sajidun menerangkan, selain itu bagi pembeli bibit pohon yang ingin menanam pohon dalam skala besar, pihaknya juga bisa menghitungkan Break Event Point (BEP) nya.


"Kami bisa menghitungkan BEP, dari mulai tanam hingga berbuah, sehingga diketahui kapan bisa balik modal. Hal itu akan membuat pembeli bibit bisa mengetahui keuntungan yang didapat, ditambah untuk bibit yang mati akan kami ganti karena bergaransi," imbuhnya.


Sajidun menambahkan, dengan konsep demikian harapannya akan dapat memberikan edukasi kepada pengunjung bahwa menanam pohon buah itu mudah, dan tentunya berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan.


"Pengunjung yang awalnya ragu untuk bercocok tanam, jadi lebih mantap setelah ada pendampingan. Program ini selain mengedukasi juga mengajak masyarakat bertanam pohon buah," jelas Sajidun.


Selain itu, menurutnya, beragam bibit pohon buah tersedia, termasuk bibit pohon buah yang unik, diantaranya Mamey Sapote sejenis sawo, atau Buah Miracle dari Papua segala macam jenis buah.


"Tidak hanya bibit pohon buah pada umumnya tetapi juga bibit buah yang unik," pungkas Sajidun.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar