Upaya Menarik Wisatawan Dengan Paket Menarik

Dilihat 279 kali

BERITAMAGELANG.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan fasilitasi dan pemberdayaan bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Senden Kecamatan Mungkid, Kamis (5/3/2020).


Kepala Seksi Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magelang, Sugeng Sugiyarto mengharapkan kegiatan fasilitasi pengembangan dan pemberdayaan ini dapat mendorong perkembangan KIM Desa Senden sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi. KIM menjadi filter informasi, dan memberdayakan masyarakat dalam memilah serta memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat.


"Gunakan media sosial secara bijak, lakukan saring sebelum sharing," pesannya.


Melalui KIM, diharapkan mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.


Kegiatan bertema Pemanfaatan Potensi Wilayah Untuk Pengembangan Wisata, menghadirkan narasumber Andi Gunawan Adi Prihananta, Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan pada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga di Balai Desa Senden.


Andi mengatakan Desa Senden berada di wilayah yang strategis untuk pengembangan wisata desa, karena dekat dengan jalan raya Magelang-Yogyakarta, dekat Candi Borobudur dan berada di jalur wisata Ketep Pass.


"Untuk pengembangan wisata di desa, disarankan untuk membentuk kelembagaan terlebih dahulu," saran Andi.


Lembaga ini nantinya akan menjadi pengelola desa wisata. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, siap membantu melakukan pendampingan dalam pembentukan kelembagaan menjadi Desa Wisata.


Lanjut Andi, untuk menarik minat wisatawan, diperlukan pembuatan paket-paket wisata yang menarik. Buatlah paket wisata yang melibatkan wisatawan dalam proses pembuatan sebuah produk kerajinan.


"Misalnya, ada paket tubing dan menganyam bambu, dan diakhiri menikmati kuliner khas Senden," ujar Andi.


Wisatawan yang terlibat menganyam itu, akan membawa kenangan tersendiri. Kalau di sini ada potensi pertanian, bisa juga wisatawan disediakan kesempatan untuk ikut terlibat membajak sawah.


"Sediakan kerbau, naik kerbau di sawah, difoto, menarik lho, menjadi kenangan. Saat ini Sapta Pesona itu ditambah Kenangan," imbuh Andi.


Menurut Andi, semua media wajib digunakan untuk memasarkan berbagai obyek wisata yang ditawarkan. Baginya, media sosial lebih efektif untuk digunakan, seperti Instagram, facebook maupun twitter serta media lainnnya seperti baliho, maupun liflet.


Sekretaris Desa Senden Turmudi, menjelaskan Desa Senden memiliki beragam potensi wisata, antara lain kondisi alam yang perbukitan untuk top selfie, TEA, wisata tubing, mata air, kerajinan berupa anyaman bambu.


"Juga ada kuliner seperti bakso dan lain-lain," kata dia.


Kegiatan itu diikuti anggota KIM, tokoh masyarakat, pemuda dan perangkat desa Senden.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar