Uniknya Ambulans Pink Dari Lereng Menoreh

Dilihat 931 kali
"Si Legem" mobil ambulans milik Pemdes Menoreh Kecamatan Salaman

BERITAMAGELANG.ID - Ambulans identik dengan warna putih. Namun, ambulans yang dimiliki Pemerintah Desa Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang ini berwarna pink atau merah muda.


Sekretaris Lembaga Penanggulangan Bencana Desa (LPBD), Markus Njoto Nugoro mengatakan, semula mobil ambulans itu berwarna ptih sebagaimana ambulans lainnya. Namun kemudian disepakati untuk diubah warnanya menjadi pink. 


“Ini dilakukan untuk menghilangkan kesan menakutkan," tutur Markus yang dihubungi Senin (2/8/2021).


Ia menjelaskan, perubahan warna mobil ambulans berplat merah AA 9506 AT tersebut dilakukan sejak seminggu lalu. Idenya berasal dari Kepala Desa Menoreh Sutedjo dan didukung oleh seluruh perangkat desa dan LPBD setempat.


Menurutnya, warna merah muda dipilih agar terkesan centil dan tidak menakutkan.

Ambulans ini merupakan swadaya pemdes setempat sejak lima tahun lalu. Perubahan warna dari semula putih menjadi merah muda ini, juga untuk membedakan dengan ambulans lainnya yang melintas di jalan raya.


Karena warnanya yang cukup mencolok ini, maka mobil ambulans itu mendapat julukan tersendiri, yakni Si Legem atau dalam bahasa Indonesia si manis.


Totok, panggilan akrabnya mengatakan, Si Legem sudah berkali-kali mengantar atau menjemput pasien, juga mengambil jenazah yang terpapar Covid-19 dari rumah sakit rujukan baik di wilayah Kabupaten maupun Kota Magelang. Dalam satu hari bisa beroperasional tiga sampai empat kali.


Meskipun mobil tersebut diubah warnanya, saat mengantar atau mengambil pasien yang terpapar Covid-19, perlengkapan lainnya seperti sirine tetap dibunyikan sebagai penanda ada mobil khusus yang harus didahulukan melintas.


Meski ambulans ini dibeli secara swadaya, imbuh Totok, Pemkab Magelang masih berencana tetap memberikan fasilitas mobil ambulans seperti yang diberikan ke desa-desa lainnya.


Menurutunya, bila mobil ambulans dari bantuan Pemkab Magelang tersebut turun, maka Si Legem tetap dioperasikan untuk mobil ambulans. Sedangkan ambulans bantuan dari pemerintah akan dijadikan mobil siaga desa. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar