Total 180 Pasien Meninggal Akibat Covid-19

Dilihat 200 kali
Foto ilustrasi: Freepik.com
BERITAMAGELANG.ID - Selama pandemi, tercatat 180 warga di Kabupaten Magelang meninggal dengan status sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Hari ini, seorang warga Kecamatan Secang, diketahui meninggal dengan status sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (19/1/2021). 

"Dari 180 warga yang meninggal itu, terbanyak berasal dari Kecamatan Mertoyudan 30 orang; Secang 20 orang dan Mungkid 19 orang. Dari 21 kecamatan, semuanya memiliki warga yang meninggal akibat covid-19," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Sementara hari ini ada tambahan 80 pasien terkonfirmasi. Terbanyak dari Kecamatan Secang 13 orang; Mungkid 9 orang; Muntilan 9 orang; Borobudur 8 orang; Ngablak 7 orang; Bandongan 6 orang dan Tegalrejo ada 5 orang. Selain itu juga ada di Mertoyudan, Salam dan Tempuran, masing-masing 4 orang. 

Ada juga dari Salaman 3 orang; Grabag 2 orang; Dukun 2 orang dan satu orang tersebar di Windusari, Sawangan, Kaliangkrik dan Candimulyo.

Meski demikian, saat ini juga ada 90 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Sebanyak 27 diantaranya berasal dari Kecamatan Borobudur. Kemudian lainnya tersebar di Ngluwar 11 orang; Secang 11 orang; Salam 9 orang; Mertoyudan 8 orang; Grabag 8 orang; Mungkid dan Candimulyo, masing-masing 7 orang serta dua orang dari Windusari. 

"Jumlah kumulatif, pasien terkonfirmasi kini menjadi 7.256 orang. Rinciannya, 1.413 dalam penyembuhan, 5.663 sembuh dan 180 meninggal," jelasnya.

Sedangkan pasien suspek, ada tambahan 33 orang. Juga ada tambahan pasien suspek yang alih status menjadi terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka tersebar di Kecamatan Secang 4 orang; Muntilan 3 orang; Salaman 2 orang dan satu orang di Grabag serta Dukun. 

"Dengan adanya tambahan itu, kini jumlah kumulatifnya menjadi 1.190 orang. Rinciannya, 88 dirawat, 1.048 sembuh, 29 menjalani isolasi mandiri dan 105 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar