Desain Logo Peluang Usaha Multimedia Yang Menjanjikan

Dilihat 262 kali
Widiyanto desainer dari Salaman menunjukan puluhan karyanya yang telah memenangi kontes desain on line.

BERITAMAGELANG.ID -  Mengutak-atik program aplikasi komputer, membuat bentuk dan warna, terkadang hanya terlihat sebagai pekerjaan sepele. Namun jangan heran bentuk dan warna yang sudah berwujud karya bisa dihargai mahal, yang kebanyakan dalam nilai Dolar. Sebuah peluang industri kreatif yang menggiurkan bagi siapapun yang terjun ke dalam bidang desain multimedia.


Seperti yang dilakukan oleh Widiyanto, tampak sedang santai duduk di depan layar monitor komputer, tangannya lincah memainkan mouse komputer. Gambar di monitor ditarik kemudian diberi gradasi warna menggunakan aplikasi Photoshop atau Corel Draw.


Begitulah pekerjaan Widiyanto sehari-hari, dia adalah seorang desainer yang melayani pesanan desain logo perusahaan luar negeri secara online, hal tersebut ditekuninya sejak 2011, persisnya saat dirinya berstatus sebagai pengangguran.


Namun jangan tanya saat ini, pekerjaan mendesain logo, ternyata mampu menjadi tumpuan penghasilan, bahkan Widiyanto mampu membeli mobil keluaran terbaru, di samping untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, melalui setiap kontes desain online yang dia menangkan.


Ia menggeluti bidang desain ini, awalnya karena kepepet dan iseng corat-coret di komputer belajar secara otodidak bareng teman.


“Ketika ada kesempatan mengikuti kontes desain logo online, maka saya ajukan karya saya, dan ternyata menang,” ucap Widiyanto yang membuka usaha desain di rumahnya Nusupan Salaman Magelang.


Saat ini Widiyanto termasuk desainer kelas platinum, dimana hadiah kontes yang diburu bernilai ribuan Dolar, adapun desainer pemula kebanyakan memburu kontes berhadiah 300 Dolar ke bawah.


Sebab semakin tinggi hadiahnya, pesertanya semakin banyak dari seluruh dunia, karena diselenggarakan secara online, melalui situs tertentu yang berfungsi menjadi perantara antara buyer atau pihak yang membutuhkan desain dengan peserta atau desainer.


Ada salah satu karya saya yang berhadiah dengan nilai tinggi yaitu 1.050 Dolar, yang dipesan buyer dari Amerika.


“Karena hadiahnya tinggi maka pesaingnya juga banyak, berjumlah 1.000 lebih karya masuk, dan Alhamdulillah karya saya menang. Namun yang tertinggi nilai karya saya adalah 1.500 Dolar, tetapi pesaingnya malah sedikit,” terang Widiyanto.


Widiyanto mengaku dirinya menspesialiskan diri kepada desain logo produk teknologi informasi, elektronika dan sebagian perumahan. Sedangkan untuk logo dari produk atau jasa lainnya, seperti rumah sakit, rumah makan (produk makanan), Ia mengaku tidak terlalu mahir.


Ada beragam perusahaan di bidang berbeda-beda yang memesan logo. Dia biasanya menggarap atau ikut kontes perusahaan teknologi informasi, seperti komputer, laptop, software, hardware dan sejenisnya.    


“Kebanyakan dari Amerika, China, Australia, dan Arab, di negara-negara itu banyak perusahaan baru yang membutuhkan logo,” jelas Widiyanto.


Saat ini karya Widiyanto sudah mencapai ratusan lebih, setiap karya melalui proses kreatif kurang dari setengah jam, sebab pemesan desain logo sudah memberikan panduan logo yang diinginkan. Setelah logo jadi dan dikirim online, bila pemesan tertarik akan memberikan feed back, atau umpan balik untuk revisi perbaikan yang kurang.


Menurutnya, mengGarap desain hanya sebentar, hanya memikirkan konsepnya yang lama, cukup ikuti panduannya saja, tetapi harus ada kreasi baru. Salah satu contoh ada perusahaan perumahan di Amerika, yang letaknya di pegunungan.


“Peserta yang lain kebanyakan kirim desain logo ada bentuk rumahnya, tetapi logo saya malah tidak bergambar rumah, namun saya kasih gambar pegunungan, dan ternyata menang, sebab kita harus kreatif berfikir out of the box atau di luar kebiasaan tanpa meninggalkan konsep,” tandas Widiyanto.


Dalam berkarya Widiyanto tidak pelit membagikan ilmunya, banyak desainer di daerah Salaman belajar atau mendesain di studio Widiyanto. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar