Ribuan Peserta Ikuti Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kabupaten Magelang

Dilihat 2320 kali
Para peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kabupaten Magelang, menitipkan barang bawaan di tempat penitipan khusus.

BERITAMAGELANG.ID - Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang, dilaksanakan mulai 4 hingga 12 Februari 2020 di GOR Samapta Sanden Magelang.


Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang, Eko Tavip Hariyanto, mengatakan, terdapat 11.138 pelamar, terdiri dari 1.953 tenaga pendidikan, 3.629 tenaga kesehatan, dan 5.556 tenaga teknis.


Adapun penetapan kebutuhan CPNS di lingkungan Kabupaten Magelang, terdapat 479 formasi yang terdiri dari 73 tenaga pendidikan, 230 tenaga kesehatan, serta 176 tenaga teknis.


"Dari 11.138 pelamar, yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi 10.114 pelamar," ucap Eko Tavip, saat diwawancarai di lokasi tes CPNS, Rabu (5/2/2020).


Menurut Eko, setiap hari terdapat lima sesi tes CPNS di GOR Samapta, dimulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Secara teknis tes CPNS menerapkan sistem Computer Assisted Tes (CAT). Dalam tes tersebut peserta tes tidak boleh terlambat memasuki ruangan.


Ia menegaskan, walaupun terlambat hanya lima menit tetap tidak bisa ikut tes karena sesuai ketentuan, peserta wajib datang 90 menit sebelum pelaksanaan SKD.


"Dikarenakan pada hari pertama, ada peserta dari Surabaya terlambat 10 menit, maka tidak bisa mengikuti tes, karena PIN register dari pusat sudah ditutup, sehingga terpaksa tidak bisa mengikuti tes ini," ungkap Eko Tavip.


Selain datang awal waktu, dalam tes CPNS tersebut, peserta tidak diizinkan membawa benda apapun selain kartu ujian dan E-KTP. Dimana semua barang bawaan peserta dititipkan di tempat penitipan yang disediakan panitia.


"Kecanggihan teknologi saat ini dikhawatirkan disalahgunakan, termasuk dalam tes ini. Selain itu peserta juga diperiksa menggunakan alat metal detector agar steril dari barang yang tidak boleh dibawa saat tes berlangsung," tandasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang