Terapkan Protokol Kesehatan, Pasar Temon Pinggir Sawah Kembali Dibuka

Dilihat 2149 kali
Suasana Pasar Temon sebelum Pandemi Covid-19

BERITAMAGELANG.ID - Bermasker dan tetap beraktivitas. Begitulah kalimat singkat yang melatarbelakangi kembali dibukanya Pasar Temon Pinggir Sawah setelah vakum hampir delapan bulan karena pandemi Covid-19. Pasar Temon adalah pasar tradisional yang dirintis BUMDES Kartadesa Sambak, Kajoran Kabupaten Magelang sejak awal 2019.

Seluruh pedagang sepakat untuk tidak melepas masker sepanjang kegiatan pasar berlangsung. Fasilitas yang mendukung protokol kesehatan juga sudah disiapkan.

"Ada tempat cuci tangan juga ada kru yang akan mengecek suhu tubuh setiap pengunjung," kata Tutik Purwaningsih, Ketua Kelompok Pedagang Pasar Temon Pinggir Sawah.

Menurutnya, pembukaan pasar dilakukan karena banyaknya permintaan dari pedagang juga masyarakat. Karena tidak dipungkiri keberadaan Pasar Temon sedikit banyak memang telah memberi manfaat ekonomi bagi warga Desa Sambak.

Pedagang yang terlibat di Pasar Temon adalah anggota PKK dari setiap RW yang ada di Desa Sambak. Karena ada 10 RW maka lapak pun disediakan sebanyak 10 titik.

"Sistem ini dipilih agar dampak ekonomis dari keberadaan Pasar Temon tidak hanya dinikmati satu atau dua dusun saja, tapi seluruh dusun yang ada di Sambak," harap Tutik.

Pasaran perdana di masa pandemi akan digelar pada Minggu Pon 8 November 2020, mulai pukul 7 pagi hingga selesai. Seperti pada hari pasaran biasanya, akan ada banyak acara yang digelar untuk memeriahkan pasar yang hanya menjajakan produk khas bikinan warga Sambak ini.

"Ada senam lansia, aerobik dengan instruktur Ira Earsha Aero, ada juga live musik akustik. Ibu Wakil Bupati Magelang juga dijadwalkan akan menghadiri kegiatan ini," lanjutnya.

Dari sisi menu jualan, kata Tutik, pasaran kali ini lebih lengkap. Selain ada ratusan macam makanan tradisional khas Sambak, juga ada aneka macam kopi, mulai dari kopi tubruk hingga model kafe kekinian.

"Karena per November ini selain Pasar Temon Pinggir Sawah, di lokasi yang sama juga akan ada Kafe Pinggir Sawah yang akan buka tiap akhir pekan," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang