Tata Kelola Sektor Pariwisata Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru

Dilihat 2062 kali
PELATIHAN. Pembukaan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kabupaten Magelang, oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Magelang, Iwan Sutiarso.

BERITAMAGELANG - Bertempat di Artos Hotel Magelang, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, selengarakan, Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kabupaten Magelang, Selasa (14/7/2020).


Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Magelang, Iwan Sutiarso, dan dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa (14/7/2020) hingga Kamis (16/7/2020). Pelatihan diikuti oleh 45 orang dari unsur, pengelola daya tarik wisata 30 orang, pengelola desa wisata 2 orang, ekonomi kreatif 5 orang, GENPI 1 orang, Wartawan 3 orang, Disparpora 4 orang.


Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Magelang, Iwan Sutiarso, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk pengelola sektor pariwisata dalam menghadapi pandemi Covid 19, serta persiapan pariwisata menuju adaptasi kebiasaan baru.



Kepala Dinas Priwisata Pemuda dan Olahraga, Iwan Sutiarso saat dalam pembukaan Pelatihan. (foto.dok)


"Mereka pengelola wisata, semakin mahami mengelola wisata dalam adaptasi kebiasaan baru, melalui simulasi, sebelum nantinya dibuka," ucap Iwan.


Menurut Iwan, adaptasi kebiasaan mengacu kepada, taat SOP protokol kesehatan. Untuk menekan dampak negatif, diantisipasi dengan empat standar, yaitu standar kebersihan, standar kesehatan, standar keselamatan, standar kepedulian lingkungan yang terjamin.


"Dengan demikian potensi menularan Covid 19 bisa dihindari, dan daya tarik wisata dapat dinikmati pengunjung," terang Iwan.


Iwan menerangkan, dampak Covid 19 ini adalah ekosistem pariwisata yaitu obyek wisata, transportrasi, kuliner, hotel, homestay dan lain-lain yang saling berkait.


"Kita tidak bisa berjalan sendiri, semua saling terkait, dimana semua unsur ekosistem pariwisata harus mengetahui Tata Kelola Destinasi Pariwisata dalam adaptasi kebiasaan baru.


Hal itu menjadi latar belakang pelatihan ini, agar perekonomian masyarakat kembali dengan dibukanya daya tarik wisata, namun resiko Covid 19 dapat ditekan," ungkap Iwan.


Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Magelang, Drs Adi Waryanto, yang menjadi salah satu narasumber kegiatan tersebut, menyampaikan materi kebijakan pengembangan pariwisata Kabupaten Magelang.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang