Tari Soreng Sanggar Kinnara Kinnari Magelang Menuju Thailand

Dilihat 7994 kali
Tari Kinnara Kinnari Kabupaten Magelang yang akan tampil di Chiang Mai Thailand

BERITAMAGELANG.ID - Tari tradisional Soreng asal Kabupaten Magelang mendunia. Kali ini tari tradisional dari lereng Gunung Merbabu tersebut akan ditampilkan oleh Sanggar Tari Kinnara Kinnari Candi Pawon Borobudur dalam event International Culture Exchange Sister Borsang Umbrela Festival di Chiang Mai Thailand pada 17-19 Januari 2020.


Para seniman perwakilan Indonesia ini akan mendapat tempat istimewa yakni sebagai seni pembuka 'Borsang Umbrella Festival' yang digelar pemerintah Thailand pada Jumat 17 Januari 2020.


"Kita berangkat 8 personil, 3 penari diantaranya anak anak yang biasa latihan di sanggar," kata Seniman Tari Sanggar Kinara Kinari Eko Sunyoto, Selasa (14/01/2020).


Sanggar Kinnara Kinnari Borobudur, lanjut Eko telah melakukan semua persiapan, agar tampil maksimal di hadapan publik Thailand. 


Sebagai duta budaya Nusantara, Sanggar tari Kinnara Kinnarii akan menampilkan tiga kesenian khas Kabupaten Magelang diantaranya Soreng, tari Kinara Kinari dan Bambangan Cakil.


Tari Kinnara Kinnari berasal dari relief di Candi Pawon. sedangkan tari Bambangan Cakil diambil di relief Candi Borobudur. Sementara tarian Soreng berasal dari lereng Gunung Merbabu yang menceritakan keprajuritan tokoh Arya Penangsang.


"Mempersiapkan selama dua bulan. Harapannya agar tampil sempurna," papar Eko.


Borsang Umbrella Festival merupakan Program rutin Pemerintah Thailand dan Festival Payung Indonesia. Sementara kunjungan dari seniman Borobudur ini adalah untuk saling bertukar ide, pengetahuan, dan pengalaman dalam kerja jaringan festival budaya.


Selain memperkenalkan budaya Indonesia, misi lain dari kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari itu adalah memperkenalkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Magelang. 


"Misi lainnya yakni belajar sistem sanggar dalam berproses melalui kemandirian jaringan antar festival dunia, sekaligus promosi wisata Magelang," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang