Silaturahmi Gelangprojo Kuatkan Kerja Sama Pariwisata

Dilihat 227 kali
Penanaman bibit pohon nangka wujud kerja sama pariwisata lintas Kabupaten Gelangprojo di Desa Ngargoretno Salaman Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Era tatanan baru menjadi peluang tersendiri bagi kebangkitan dunia pariwisata lintas kabupaten di sekitar Candi Borobudur. Semangat itu ditunjukan dengan kerja sama pelaku pariwisata Kabupaten Magelang, Kulonprogo dan Purworejo (Gelangprojo).


Seperti halnya silaturahmi Dinas Pariwisata Kulonprogo dengan pengelola Desa Wisata Museum Marmer Merah Menoreh Indonesia (Mami) di Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang pada Rabu (4/11/2020).


Silaturahmi Dinpar Kulonprogo di Deswita Mami ini merupakan wujud dukungan kerja sama pengembangan pariwisata wilayah Gelangprojo. Selain di Kabupaten Magelang kunjungan kerja sama ini juga dilakukan ke Benowo Cafe di Desa Benowo Kabupaten Purworejo.


"Dukungan ini kepada desa-desa di kawasan Gelangprojo untuk selalu bersinergi dan melakukan kerja sama paket wisata," kata Seksi Promosi Pariwisata Dinpar Kulonprogo Anom Sudarinto.


Gelangprojo, lanjut Anom, memang sudah melakukan kerja-kerja riil dalam bidang paket wisata. Kerjasama lintas Kabupaten ini menjadi salah satu kesiapan mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional sekitar Candi Borobudur. 


Bahkan, penguatan kerja sama itu bermanfaat saat memasuki masa tatanan baru Pandemi Covid-19 sekarang ini.


"Diharapkan akan menjadi contoh nyata yang selalu akan disupport oleh Disporapar Kulonprogo," tegas Anom. 


Selain berdiskusi, dipamerkan pula potensi yang ada Desa Wisata Mami yakni budidaya susu segar kambing etawa dan madu lebah alam Menoreh. 


Sebagai monumen wujud kerja sama Gelangprojo itu dilakukan penanaman pohon bibit nangka.


Kepala Desa Ngargoretno Dodik Suseno mengungkapkan penanaman bibit pohon nangka itu sebagai wujud komitmen dan harapan akan membuahkan hasil yang bagus, berbuah manis dan mampu mewujudkan wisata konservasi di antara Kabupatem Magelang, Kulonprogo dan Purworejo.


"Dari paket paket wisata dan kerja sama ini akan terus kita bangun dengan desa-desa Gelangprojo," ujar Dodik.


Dodik berharap keberadaan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) akan banyak paket-paket wisata yang selalu diinovasikan agar menjadi contoh kegiatan ekonomi yang diinisiasi masyarakat.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar