Semua Unsur Harus Dilibatkan Dalam Penanggulangan Bencana

Dilihat 240 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Zaenal Arifin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana 2020 di Sentul International, Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).


Orang nomor 1 di Kabupaten Magelang tersebut hadir didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, serta Kepala  Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang, Sugiyono.


Rakornas Penanggulangan Bencana 2020 dihadiri semua kepala daerah dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam arahannya, Presiden memerintahkan seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah untuk bersinergi melakukan pencegahan, mitigasi, dan meningkatkan kesiagaan dalam menanggulangi bencana.


"Saya perintahkan kepada seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah harus bersama-sama bersinergi untuk melakukan pencegahan, mitigasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan. Yang selama ini sudah cukup baik perlu kita tingkatkan agar lebih baik lagi," kata Jokowi.


Dalam masalah penanganan bencana yang terjadi di daerah, Presiden memerintahkan para kepala daerah untuk segera menyusun rencana kontigensi agar tata laksana pasca bencana dapat berjalan baik.


"Kita juga harus melakukan pengendalian tata ruang berbasis pengurangan risiko bencana serta selalu sigap dalam upaya menghadapi potensi-potensi risiko yang ada sesuai dengan karakteristik wilayah dan potensi ancamannya," imbuh Presiden.


Presiden juga mengajak berbagai pihak yang tergabung dalam unsur pentahelix, yakni pemerintah, dunia usaha, akademisi atau pakar, masyarakat, dan media massa untuk berkolaborasi dalam melakukan pencegahan, pengelolaan lingkungan, rekonstruksi, hingga rehabilitasi dampak bencana di Indonesia.


"Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif. Pemerintah pusat dan daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan mengembangkan sumber daya manusia yang andal dalam penanggulangan bencana, penataan kelembagaan yang mumpuni, termasuk program dan anggaran yang harus ditingkatkan sesuai dengan prioritas RPJMN 2020-2024," tuturnya.


Terakhir, Presiden mengingatkan TNI dan Polri agar selalu siap siaga dan turun ke lapangan serta bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kegiatan penanggulangan bencana.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto menjelaskan, Rakornas ini sangat penting sebagai media sinkronisasi program pusat dan daerah dalam penanggulangan bencana. Sehingga penanganan bencana bisa lebih terencana dengan baik dan komprehensif.


"Pelibatan semua pemangku kepentingan juga diharapkan semakin menguatkan ketangguhan bangsa dalam menghadapi ancaman bencana," tegas Edy, seusai acara.


Untuk Kabupaten Magelang sendiri, lanjut Edy, penanggulangan bencana masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Juga menjadi salah satu prioritas Bupati Magelang sebagai bentuk komitmennya dalam memberi pelayanan rasa aman bagi masyarakat.


"Semoga Allah meridhoi upaya kita dalam penanggulangan bencana," harap Edy. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar