Sejumlah Wilayah Lereng Merapi Dilanda Angin Kencang

Dilihat 382 kali
Dampak angin kencang kandang ayam di Bringin Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang ambruk

BERITAMAGELANG.ID - Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di lereng Gunung Merapi, salah satunya Desa Beringin Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang, Selasa (2/3/2021).

Sejumlah pohon di wilayah tersebut tumbang menutup akses jalan dan merusak rumah warga.


Berdasar pantauan di lokasi, dampak dari angin kencang ini tersebar di sejumlah titik. Sesuai data BPBD Kabupaten Magelang dampak kejadian angin kencang tersebar lima kecamatan yakni Muntilan, Salam, Srumbung, Dukun dan Sawangan.


Satgas BPBD Kabupaten Magelang sudah bergerak ke sejumlah lokasi untuk melakukan pendataan dan langkah kedaruratan.


"Sekarang Satgas BPBD langsung melakukan upaya kedaruratan meskipun dengan tempat yang tersebar sekaligus pendataan," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto.


Hingga berita ini dibuat, BPBD masih berupaya melakukan pendataan kerugian dengan prioritas membuka akses jalan yang tertutup pohon tumbang.


Beberapa akses jalan antar desa dan kecamatan tertutup batang pohon yang tumbang. 


Selain itu, dari informasi sementara, rumah warga di sejumlah desa juga mengalami rusak pada bagian atap.


"Untuk sementara ini ada enam titik yang terdampak bencana angin kencang tersebut, banyak pohon tumbang menutup jalan," kata salah satu relawan Peduli Merapi Srumbung, Tarmin. 


Tarmin mengungkapkan, beberapa bangunan rumah serta kandang ternak ayam milik warga juga dilaporkan rusak akibat bencana ini.


Diceritakan Tarmin, kejadian angin kencang berlangsung sangat cepat setelah cuaca di sekitar Merapi cerah pada pagi hingga siang hari. Sekitar pukul 14.00 WIB kondisi berubah, cuaca mendung dan kemudian angin kencang datang disertai hujan deras dan petir.


"Anginnya terjadi sekitar 30 menit. Sangat kencang sekali dengan ada petir," ujarnya.


Selain pohon tumbang, imbuhnya, listrik juga padam akibat beberapa togor/ tiang jaringan ambruk.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warga dan relawan langsung bergotong royong membuka akses jalan dengan memotong dahan pohon yang tumbang dan memperbaiki atap rumah warga.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar