Sebagai Satgas Penanganan Covid-19, Kepala Desa Berhak Menghentikan Kegiatan Yang Berpotensi Penularan Covid-19

Dilihat 122 kali
SOSIALISASI. Kecamatan Mungkid laksanakan sosialisasi Perbup No 38, kepada Kepala Desa se Kecamatan Mungkid.

BERITAMAGELANG - Camat Mungkid Raden Anta Murpuji Antaka S.Sos, mengatakan, Kepala Desa sebagai Satgas Penanganan Covid 19 ditingkat desa diberikan kewenangan untuk menghentikan suatu kegiatan yang berpotensi menyebabkan penularan Covid 19.


"Hal itu menjadi salah satu point pada Peraturan Bupati Magelang No 38, terkait tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019," ucap Anta, saat kegiatan sosialisasi Perbup No 38, di Aula Kecamatan Mungkid, Selasa (22/9/2020) dengan peserta Kepala Desa se Kecamatan Mungkid, yang juga dihadiri oleh Kapolsek Mungkid Akp, M Ahdi. SH. MH dan Komandan Koramil Mungkid, Kapten Arm Mashudi Pitoyo.


Anta juga mengajak Kepala Desa, supaya gerakan Jogo Tonggo dihidupkan kembali, agar kondisi dimasyarakat semakin nyaman. "Program kegiatan Jogo Tonggo dan sosialisasi Peraturan Bupati dapat dianggarkan di APBDES," terang Anta.


Kapolsek Mungkid Akp, M Ahdi. SH. MH, menyampaikan, Polsek siap dampingi desa dalam penegakan protokol kesehatan dan Perbup No 38/2020, dimana banyak kendala yang ditemui dilapangan. 


"Aplikasi dilapangan terkait Perbup ini harus turun secara tim, baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, maupun tingkat Desa harus seperti itu. Bila terjadi kendala, kami siap membantu, agar tidak terjadi benturan ditingkat desa," papar Ahdi.


Dalam kesempatan tersebut, Ahdi menanggapi keluhan dari salah satu kepala desa, terkait kondisi di lapangan. Kendala yang ada adalah masih banyak kerumunan warga, diantaranya di lapak burung dara (kolongan) dan masih banyak odong-odong yang beroperasi.


"Bila masih ada kerumunan yang berpotensi, bisa menghubungi kami. Contohnya untuk odong-odong akan kami larang, sebelum penumpangnya semakin banyak, karena perumpang tanpa jarak dan berhimpitan dengan penumpang lainnya," terang Ahdi

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar