Bupati Magelang Serahkan Santunan Pada Penyelenggara Pemilu 2019

Dilihat 175 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin serahkan santunan kepada penyelenggara Pemilu 2019 yang tertimpa musibah gangguan kesehatan dan meninggal dunia

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang menyerahkan  santunan/tali asih bagi penyelenggara Pemilu di wilayahnya yang tertimpa musibah gangguan kesehatan atau meninggal dunia. 


Bagi penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia mendapat santunan Rp 10 juta, sedangkan yang terganggu kesehatannya atau sakit mendapat santunan Rp 1 juta.


Hal tersebut merupakan kepedulian Pemerintah Kabupaten Magelang, terhadap penyelenggara Pemilu 2019 dari jajaran KPU dan Bawaslu.


Bupati Magelang mengapresiasi kinerja penyelenggara Pemilu 2019. Secara umum Pemilu di Kabupaten Magelang bisa berjalan dengan lancar, aman, sukses dan kondusif. Hal ini berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari penyelenggara Pemilu.


"Namun di balik suksesnya Pemilu 2019, khususnya petugas penyelenggara Pemilu di Kecamatan Tempuran, ada yang meninggal dunia, dan tentunya kami turut berduka cita semoga husnul khotimah," kata Bupati Magelang Zaenal Arifin usai menyerahkan santunan di Rumah Dinasnya, Minggu (19/5).


Di jajaran KPU, ada satu ketua KPPS meninggal dunia dan 59 lainnya mengalami sakit saat dan usai bertugas. Sementara jajaran Bawaslu mencatat 18 anggota pengawas jatuh sakit.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M. Habib Shaleh mengatakan, pemberian tali asih ini bermula ketika pembukaan rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu di GOR Gemilang.


"Kita cerita banyak penyelenggara Pemilu yang sakit dan bahkan meninggal, termasuk Agung Kurniawan yang patah tulang dan gegar otak lalu koma dan dioperasi tiga kali. 


Bupati lalu tanya apakah boleh Pemerintah memberikan tali asih kepada para petugas yang tertimpa musibah. Kita jawab tidak ada aturan yang melarang. Apalagi jajaran pengawas Pemilu dan KPU sudah bekerja keras sejak masa kampanye, masa tenang, penurunan APK, pungut hitung hingga rekapitulasi," jelasHabib.


Habib menambahkan, KPPS, PPS dan PPK serta pengawas TPS, Panwasdes dan Panwascam juga bekerja keras dan cerdas dalam mensukseskan Pemilu. Berkat mereka lah Pemilu di Kabupaten Magelang berlangsung dengan jurdil dan luber.


"Jadi keluarga besar Bawaslu mengucapkan terima kasih atas perhatian yang ditujukan kepada para pahlawan demokrasi.


Dari keluarga besar Bawaslu ada 18 penerima santunan dan kita sudah silaturahmi pada mereka baik di RS maupun di rumah masing-masing. Ada patah kaki, patah tangan, gegar otak hingga keguguran dua orang. Mereka layak untuk diberi penghormatan atas dedikasi, integritas, kerja keras, kerja cerdas serta perjuangan dan pengorbanan," tandasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar