Ribuan Bibit Pohon Ditanam Di Bantaran Sungai Pabelan

Dilihat 850 kali
Penghijauan di bantaran Sungai Pabelan, tepatnya di Sabo Dam Kapuhan Sawangan.

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 1.100 bibit pohon ditanam di bantaran Sungai Pabelan, tepatnya di sekitar Sabo Dam Kapuhan Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Minggu (17/1/2021). Penanaman ini dilakukan untuk memulihkan mata air, menjaga ekosistem alam dan menjaga bantaran sungai agar tidak mudah longsor, Kegiatan ini, diinisiasi oleh Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH).


"Kegiatan ini (penghijauan), akan terus kami lakukan. Untuk tahun ini, kami sudah melakukan di dua lokasi. Pertama awal Januari kemarin di sekitar bumi perkemahan klampahan, masih di Kecamatan Sawangan. Tujuan utamanya tetap untuk menjaga dan memulihkan mata air. Selain itu juga untuk menjaga ekosistem alam," kata Koordinator FMMH, Jadmiko, di sela penanaman. 


Kegiatan kedua ini, kata Jadmiko, juga untuk menjaga bantaran Sungai Pabelan agar tidak mudah longsor dan memulihkan mata air di sekitarnya . 


“Untuk kegiatan kali ini, ada sekitar 200 relawan yang terlibat. Sebenarnya ada beberapa relawan dan komunitas lagi yang mau terlibat, namun karena pandemi Covid-19, kami membatasi jumlah pesertanya. Dalam kegiatan ini, kami juga tetap menggunakan protokol kesehatan sangat ketat," jelasnya. 


Jenis tanaman yang ditanam, diantaranya, bibit gayam, ipik, aren, albasia dan aneka jenis buah-buahan. Selain tanam pohon, dalam kegiatan tadi juga dilakukan tebar ikan. Sedangkan relawan yang terlibat, diantaranya komunitas Linang Sayang, Bagana Banser Tanggap Bencana, IPPNU, Saka Rescue, LSC, Garuda Menoreh, pegiat wisata yang tergabung di Pesona Magelang, forum Daerah Tujuan Wisata (DTW), PWI dan lainnya.


Tri Wahyuningsih, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Magelang dan Camat Sawangan, Syihabidin Ashodiqi, mengapresiasi kegiatan tersebut. 


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Sangat bagus dan mulia sekali. Bagus untuk alam, lingkungan serta generasi di masa yang akan datang," kata mereka.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar