Ratusan Personil Berhasil Padamkan Kebakaran Lereng Merapi

Dilihat 138 kali
Kebaran hutan Taman Nasional Gunung Merapi Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Kebakaran lahan dan hutan Taman Nasioanal Gunung Merapi (TNGM) di wilayah Kabupaten Magelang berhasil dipadamkan pada Minggu (6/10) petang.


Kepala Balai TNGM, Pujiati mengatakan, kebakaran berhasil dikendalikan berkat kerjasama pihaknya dengan TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP Kabupaten Magelang, relawan dan warga setempat.


Personil pemadam mencapai 700 orang lebih. Mereka dibagi dalam tiga tim yang bergerak ke Blok Gentong, Bokong Semar, dan Kandang Macan.


"Api kita 'keroyok' bareng-bareng dengan lintas stakeholder. Untuk hari ini, TNGM sudah aman terkendali dari api," kata Pujiati saat ditemui di lokasi.


Mengantisipasi kembali munculnya titik api, pihak TNGM bersama BPBD Kabupaten Magelang masih terus melakukan pemantauan dengan mendirikan posko di Jurangjero Desa Ngargosuko Kecamatan Srumbung. Selain itu, Damkar dan BPBD Kabupaten Magelang juga membantu sebanyak 5.000 liter air untuk pendinginan.


"Ketiga tim itu laporannya sudah padam. Namun guna memastikan kita melakukan mop up (mematikan bara api) itu," lanjutnya.


Karena faktor cuaca panas dan angin kencang, kebakaran yang terjadi sejak Jumat (4/10) itu dengan cepat merambat ke lokasi lain.


Menurut Pujiati, jenis vegetasi yang terbakar merupakan serasah atau semak belukar, rumput kering yang berada di bawah pohon pinus.


"Rumput-rumput kering itu sumber bakar api. Sampai kemarin, luas lahan yang tebakar diperkirakan mencapai 322 ha," terangnya. 


Dampak lain dari kebakaran itu adalah terganggunya ekosistem habitat hewan hutan Merapi. Sejumlah hewan kecil seperti bunglon, burung dan tupai sempat terlihat bermigrasi ke lokasi lain.


"Satwa kecil seperti tupai, bunglon, mamalia besar tidak ada. Kemungkinan karena sesak oleh asap, akhirnya terlihat oleh tim penanggulangan kebakaran," ujarnya mengakhiri.


Hingga saat ini penyebab kebakaran tersebut belum diketahui. Masyarakat diimbau selalu mewaspadai kebakaran dengan tidak menyalakan api, dan segera melapor jika melihat titik api di kawasan TNGM.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar