BERITAMAGELANG.ID - Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Tim Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Desa Kabupaten Magelang, kembali digelar di Balai Desa Banyurojo Mertoyudan Magelang, diikuti oleh perangkat desa dari Kecamatan Mertoyudan, Candimulyo dan Mungkid, Rabu (30/10/2019).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana mengungkapkan, menurut Basis Data Terpadu (BDT), ada 14.440 warga miskin di Kabupaten Magelang.
"Dari angka tersebut bila dibagi seluruh desa di Kabupaten Magelang, maka satu desa minimal mengentaskan 10 KK warga miskin," ucap Edi saat membuka Rakor.
Hal tersebut bertujuan agar per tahun dapat mengentaskan 1% angka warga miskin di Kabupaten Magelang, dimana selama ini hanya 0,5 persen per tahun.
"Jadi, selama masa periode jabatan Bupati Magelang lima tahun ke depan akan mengentaskan 5% angka kemiskinan," tandasnya.
Kepala Bappeda Litbangda Kabupaten Magelang, Sugiyono memaparkan, dari data warga miskin setiap desa, perangkat desa akan memilih 10 warga yang harus dientaskan dari kemiskinan, agar program ini tepat sasaran.
"Di samping itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) juga telah dianggarkan untuk pelaksanaan program ini," ungkapnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar