Pelari Indonesia Juara MesaStilla 100 Event Ultra 170 Km

Dilihat 122 kali
Rahmat Septiyanto, pemenang MesaStilla 100 event 2019 bersama dengan dua pemenang lain, dan Sandiaga Uno, salah satu pemilik MesaStilla Resort and Spa di desa Losari kecamatan Grabag Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID -  Pelari Indonesia Rahmat Septiyanto berhasil meraih Juara I Ultra Trail kategori 170 km, dalam MesaStilla 100 event 2019. Ia menempuh waktu 32 jam 28 menit 54 detik. Di kategori ini, dari 11 pelari yang mengikuti, hanya empat orang yang mampu mencapai garis finish.


Urutan kedua diraih Fandi Ahmad dengan catatan waktu 34 jam 54 menit 24 detik. Sedangkan urutan ketiga dengan catatan waktu 35 jam 46 menit 24 diraih Dzaki Wardhana.


Para pemenang menerima hadiah yang diserahkan langsung oleh salah satu pemilik MesaStilla Resort and Spa, Sandiaga Uno. Mantan calon Wakil Presiden ini juga mengikuti lomba lari untuk kategori 21 km. Sandi menyelesaikan waktu tempuh selama 3 jam 56 menit. 


Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso sangat mengapresiasi Mesastila yang membuat event tahunan berkualitas secara berkesinambungan.


Iwan menyebutkan, Mesastila 100 merupakan sport tourism dengan minat khusus karena rutenya yang panjang dan menantang melalui lima gunung. 


"Sport tourism yang spesial dan memacu adrenalin," ujar Iwan, Minggu (6/10).


Trail run ini  mengenalkan potensi panorama alam yg indah, kekayaan budaya serta keramahtamahan penduduk.


"Gelaran ini akan menjadi sarana promosi yang efektif karena banyaknya peserta dari dalam dan luar negeri," lanjutnya.


Even ini juga akan membawa dampak positif bagi peningkatan jumlah wisatawan dalam dan luar negeri.


"Juga meningkatkan lama tinggal yang akan memberikan dampak peningkatan kesejahteraan masyarakat," harapnya.


Sandiaga Uno dalam kesempatan itu mengatakan,  bahwa ada satu segmen tertentu yang terus didorong yakni sport tourism. Kegiatan MesaStilla 100 event 2019 ini,  ini mampu mendorong ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja.


Dia mengemukakan, jalur yang dilewati para pelari, merupakan jalur yang menantang. 


"Saya percaya, kegiatan ini akan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain guna menarik wisatawan," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.


Mesastilla 100 event ini, diikuti sebanyak 340 pelari dari 21 negara. Ada beberapa kategori yang dilombakan, masing-masing 21 km, 42 km, 65 km, 100 km dan 170 km. 


Rute yang dilalui juga cukup unik dan menantang, melintasi lima gunung di seputar wilayah Kabupaten Magelang, yakni Gilipetung, Andong, Telomoyo dan Gilituri.


Tahun ini rute tidak melintasi Merbabu dan Merapi karena adanya kebakaran hutan di kedua gunung itu.


Sementara itu, hasil lainnya, di nomor 65 kilometer putra, juara pertama diraih Pablo Diaz Gonzales (Spanyol) dengan catatan waktu 8 jam, 14 menit, 48 detik, disusul Samo Knafelj (Slovenia) 8 jam 40 menit 52 detik dan  Yusuf Aprianto di peringkat ketiga dengan catatan waktu  9 jam 13 menit 48 detik.


Untuk nomor 65 km putri, hanya ada satu yang masuk finish, yakni Tadja Bogata (Slovenia) dengan catatan waktu 9 jam 19 menit 24 detik.


Di nomor 42 km putra, juara pertama Sobari (5 jam 38 menit 49 detik), Rifqul Amni Baehaqi (5 jam 40 menit 7 detik) dan juara ketiga Erwin Dwi Cahyono (5 jam 46 menit 22 detik). 


Untuk nomor 42 kilometer putri, pelari Mus Atun meraih posisi pertama dengan catatan waktu  7 jam 44 menit 38 detik. Disusul Ririn Herawati (7 jam 56 menit 12 detik) dan Ayudha Armin (8 jam 12 menit 10 detik).


Di nomor 21 kilometer putra dikuasai para pelari asal Indonesia, yakni Suprapto (2 jam 5 menit 35 detik), disusul Taufik Hidayat (2 jam 9 menit 27 detik) dan Agustinus Adi (2 jam 14 menit 15 detik). 


Untuk 21 km putri, Elmi Rahmiyati meraih posisi pertama dengan catatan waktu 3 jam 6 menit 18 detik, kemudian Merlin Indra (3 jam 35 menit 15 detik) dan di tempat ketiga diraih pelari dari Vietnam Thi Quynh Trang Pan (3 jam 53 menit 7 detik). 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar