Puluhan Warga Terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Dilihat 87 kali
Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, di Kabupaten Magelang Rabu (16/9/2020).

BERITAMAGELANG.ID - Petugas gabungan dari Puskesmas,, TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Magelang menggelar operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, Rabu (16/9/2020).


Masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, tidak memakai masker, diberi sanksi sosial seperti, menyanyikan lagu nasional, push-up, dan mengucapkan janji tidak akan melanggar protokol kesehatan.


Dalam operasi gabungan tersebut petugas memberhentikan dan memeriksa satu persatu kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat yang melintas di jalan Sukarno-Hatta Kota Mungkid.


Bagi para pengemudi dan penumpang yang kedapatan tidak memakai masker langsung didata dan dijatuhi sanksi. Umumnya mereka tidak menggunakan dan tidak membawa masker. Sehingga terpaksa diberikan sanksi oleh petugas.


Kapolsek Mungkid Akp Adhi mengatakan, dalam pelaksanaan operasi Yustisi merupakan wujud pelaksanaan Inpres No. 6 Tahun 2020, dan Peraturan Bupati Magelang No. 38, terkait tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.


Kepada warga yang melanggar, selain diberikan sanksi sosial petugas juga mengupayakan untuk membangun kesadaran masyarakat dengan melakukan edukasi berupa pembagian masker dan teguran 


"Sanksi yang kami berikan itu sendiri merupakan sanksi sosial dan edukasi kepada masyatakat," ungkap Adhi.


Diakui, hingga kini masih ada warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan sehingga terpaksa dijatuhi sanksi tersebut. 


"Masyarakat dihimbau patuh terhadap protokol kesehatan untuk membantu memutus mata rantai Covid-19," ungkapnya.


Dalam razia itu setidaknya terjaring 25 pelanggar, beberapa diantaranya pelanggaran keselamatan berkendara, seperti tidak memakai helm, dan kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat.


Salah satu warga Kecamatan Borobudur, Rian (19) mendapat sanksi menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Meski mengaku hafal ia beberapa kali harus mengulang karena ada beberapa bait tidak tepat.


Rian terjaring razia saat mengendarai sepeda motor tanpa menggenakan masker. "Lupa tidak bawa masker. Punya ada dirumah tertinggal," kata Riyan kepada petugas.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar