Proses Pembersihan Material Longsor Jalur Magelang Purworejo Terkendala Medan Terjal

Dilihat 789 kali
Proses pembersihan material longsor di Jalur utama penghubung Kabupaten Magelang dan Purworejo, Jumat (18/01).

BERITAMAGELANG.ID - Pembersihan material longsor yang menutup jalan utama Magelang Purworejo, Jawa Tengah, tepatnya di Dusun Gesing Desa Krasak, Kecamatan Salaman, terus dilakukan. Namun minimnya alat dan medan terjal serta licin menjadi kendala dalam proses pembersihan ribuan kubik material tanah dan pepohonan tersebut.


Ditemui di lokasi, Kabid Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Supranowo mengatakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menambah alat berat. 


"Kita baru mengerahkan dua alat berat untuk melakukan proses pembersihan material longsor dan saat ini masih menunggu bantuan peralatan lain dari dinas terkait yakni Bina Marga propinsi dan DPU Kabupaten Magelang," kata Pranowo kepada Berita Magelang, Jumat (18/01). 


Selain dari Kabupaten Magelang, proses pembersihan material juga dilakukan dari peralatan Pemkab Purworejo. Namun semua alat tersebut tidak dapat bekerja maksimal lantaran lokasi longsor berada di antara tanjakan dengan tanah lumpur yang licin. Ketebalan material longsor diperkirakan mencapai tiga hingga lima meter. 


"Peralatan tambahan masih menunggu bantuan dari dinas terkait. Tinggi dan luasnya material dengan medan menanjak ini menjadi kendala dalam proses pembersihan material longsor," lanjut Pranowo.


Pranowo memperkirakan proses penanganan akan memakan waktu lebih dari 12 jam. Sementara di sekitar lokasi longsor tidak tersedia akses terdekat atau jalur alternatif yang bisa dilalui warga maupun kendaraan. Guna beraktivitas, warga setempat terpaksa menyeberangi material longsoran dengan berjalan kaki.


"Dilihat dari kejadian, kemungkinan secepat cepatnya ya sore atau malam jalan baru bisa mulai dilalui kendaraan," ungkap Pranowo.


Bencana tanah longsor ini terjadi pada Jumat (18/01) pukul 02.30 WIB setelah hujan deras dari Kamis (17/01) siang hingga malam mengguyur wilayah Kabupaten Magelang.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara BPBD Kabupaten Magelang menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang berada di daerah rawan bencana tanah longsor seperti perbukitan Menoreh.


"Sebenarnya titik longsor di musim penghujan ada di beberapa titik terutama di wilayah Desa Margoyoso Kecamatan Salaman ini yang mengarah ke Purworejo," jelasnya.


Hingga Jumat (18/01) siang pukul 12.00 WIB proses pembersihan material longsor masih dilakukan. Untuk menghindari kemacetan, petugas Kepolisian dari Polres Magelang mengalihkan arus lalu lintas kendaraan melalui jalur Wonosobo dan Yogyakarta. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar