BERITAMAGELANG.ID - Gerakan Nasional Revolusi Mental bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tertib di jalan raya, tertib administrasi, dan melayani dengan baik.
"Bagi para pelajar, bisa dimulai dengan rajin belajar dan menyimpan buku dengan baik," demikian disampaikan Staf Ahli Kemenko PMK RI Hazwan Yunaz di sela acara Gathering Positif Bermedia Sosial di Hotel Atria Magelang, Kamis (14/11/2019).
Dalam acara yang diselenggarakan Kemenko PMK itu, Hazwan memaparkan, perilaku positif di media sosial juga termasuk Gerakan Nasional Revolusi Mental yang penting.
Ia mengingatkan untuk selalu saring informasi sebelum sharing di hadapan peserta dari Dinas Kominfo dan Bagian Humas perwakilan Jawa Tengah, pelajar, dan ormas Pemuda agar menjadi pelopor medsos yang positif.
"Harus jadi contoh bagi generasi muda dan pelajar," pesannya.
Narasumber lainnya, Founder Jogja Youtubers Network, Randy Rakhman mengatakan hal senada. Menurutnya, Gerakan Nasional Revolusi Mental bisa dimulai dengan membuat konten positif di media sosial.
"Konsisten buat konten positif supaya followersnya tambah terus," kata Randy.
Ia juga berpesan agar jangan lelah menyebarkan semangat positif dimanapun dan kapanpun. Selain itu selalu berpikir dan filter terlebih dahulu sebelum membagikan informasi apapun di dunia digital.
"Jejak digital itu mustahil bisa dihapus. Be wise (bijaksanalah)," tandasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar