BERITAMAGELANG.ID - Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan pihaknya turut membantu pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana.
Menurut Pungky, langkah utama adalah tentukan posko penanggulangan bencana serta rapat koordinasi dengan BPBD Kabupaten Magelang.
Kemungkinan posko di Kantor BPBD Kabupaten Magelang. Kemudian samakan frekuensi alat komunikasi agar komunikasi dan koordinasi lebih mudah.
âKami akan pelajari SOP penanggulangan bencana yang ada karena wilayah Kabupaten Magelang luar biasa. Agar saat aksi dapat langsung menangani bencana alam," ucap Pungky, Kamis (9/1).
Pungky menambahkan, Babinkamtibmas dilibatkan pantauan di lapangan. Agar bila ada indikasi bencana dapat segera melaporkan.
Sementara WakaPolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, mengatakan, Polres mendukung penuh baik pasukan dan peralatan penanggulangan becana.
"Polres Magelang siap mengantisipasi bencana alam, bekerjasama dengan BPBD, TNI, relawan, masyarakat dan unsur lainnya," tegas Eko.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar