Pjs Bupati Magelang Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks

Dilihat 831 kali
Pejabat sementara (Pjs.) Bupati Magelang, Tavip Supriyanto, meninjau kegiatan pemeriksaan tes IVA di Puskesmas Borobudur, Jawa Tengah, Rabu (21/03).

BERITAMAGELANG.ID - Pejabat sementara (Pjs.) Bupati Magelang, Tavip Supriyanto, beserta Muspika Borobudur meninjau kegiatan pemeriksaan atau tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Borobudur, Jawa Tengah, Rabu (21/03).


"Pemeriksaan atau Tes IVA ini sangat baik untuk kesehatan kaum ibu. Tes ini bisa mendeteksi secara dini ada dan tidaknya kanker serviks," terang Tavip di sela-sela acara.


Tavip menyatakan akan memberi dukungan sepenuhnya guna menyukseskan penyelenggaraan lomba tes IVA.


"Pemerintah Kabupaten Magelang akan melakukan upaya dan tindakan bersama demi suksesnya lomba IVA," tegasnya. 


Ia mengaku akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar segalanya bisa berjalan lancar, tertib dan sukses sesuai dengan harapan. Tavip juga berharap dalam kurun waktu 5 tahun diharapkan target 10.000 peserta tes IVA dapat tercapai.


Pada kunjungan tersebut Pjs Bupati Magelang menyempatkan diri melihat persiapan pemerikaaan IVA yang diikuti ratusan peserta. Tavip yang juga didampingi Assisten Administrasi Umum Setda Magelang, Endra Wacana, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan pemeriksaan IVA.


Camat Borobudur, Nanda Cahyadi Pribadi, menjelaskan kegiatan lomba tes IVA nasional ini menjadi tanggung jawab bersama.


"Semua pemangku kepentingan diharapkan ikut menyengkuyung gelaran lomba yang akan digelar akhir April mendatang," terang Nanda.


Sementara dr. Yuniar M.Ph dalam paparannya menjelaskan saat ini program tes IVA sudah didukung seluruh pemangku kepentingan. Tes IVA ini termasuk langkah yang baik karena dengan waktu singkat dapat diketahui hasilnya. Biayanya pun relatif lebih murah.


"Tidak hanya bidan dan tenaga medis, Danramil beserta Babinsa juga sudah sosialisasi mengenai IVA. Sosialisasi tes IVA dilakukan oleh Babinsa di seluruh desa binaan bersinergi dengan bidan desa dan kader lainnya," papar Yuniar.


Sunarti (40), salah satu peserta tes asal Krajan Majaksingi Borobudur, menuturkan tes ini dirasa sangat baik karena disamping tidak terlalu lama waktunya juga biayanya relatif murah dan bisa menggunakan BPJS. 


"Saya ingin sehat, sehat luar dan sehat dalam," ujar Sunarti saat ditemui di meja pendaftaran.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar