Petani Borobudur, Optimis Tanam Tembakau Ditengah Pandemi

Dilihat 160 kali
MENYIRAM. Petani Tembakau menyiram tanaman Tembakau di Desa Majaksingi Kecamatan Borobudur.

BERITAMAGELANG.ID - Jelang musim kemarau, petani Borobudur optimis tanam tembakau kendati ditengah pandemi Covid 19. Salah satu petani dari Dusun Pete, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Paidi, mengatakan, selama pabrik dan gudang Tembakau tetap buka, petani yakin hasil pertanian Tembakau tetap laku dibeli pabrik.


"Awalnya memang ragu-ragu untuk menanam tembakau, tetapi informasi pabrik tetap buka, maka petani optimis untuk tanam Tembakau, semoga tidak ada pengaruhnya dengan dampak Covid 19," ucap Paidi, Rabu (5/8/2020), yang sudah mulai menanam Tembakau lebih dari satu bulan lalu.


Menurut Paidi, di wilayah Kecamatan Borobudur mayoritas pertanian tembakau berada di wilayah Desa Tuksongo, namun saat ini banyak petani tembakau yang mengurangi luas lahan untuk bertanam tembakau karena pengaruh Covid 19.


"Yang tadinya menanam di lahan pertanian 10 kesuk, dikurangi menjadi 8 kesuk. Yang 8 kesuk dikurangi 6 kesuk. 1 kesuk setara 1000 meter persegi. Karena keterbatasan modal untuk menanam tembakau, ditambah masih pandemi Covid 19," ungkap Paidi.


Petani Tembakau lainnya, Nipah, menuturkan, untuk pengairan di wilayah Desa Majaksingi masih mudah mendapatkan air, dari Kali Gayam yang dipompa dengan diesel dialirkan ke lahan pertanian.


"Sumber airnya dari Pegunungan Menoreh, saat ini air masih melimpah. Untuk masa awal tanam tembakau masih butuh air. Namun menjelang panen harapannya jangan sampai turun hujan, karena kualitas Tembakau jadi menurun," tutur Nipah.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar