Permabudhi Gelar Pujabakti Trisuci Waisak Secara Daring

Dilihat 135 kali
Pujabakti Trisuci Waisak 2564BE/2020 yang dilakukan secara daring di vihara Mendut, Kamis (7/5/2020)

BERITAMAGELANG.ID - Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) menggelar pujabakti Trisuci Waisak 2564 BE/2020 secara daring, Kamis (7/5/2020) sore. Pujabhakti selama dua jam dimulai pukul 16.15 WIB sampai 18.15 WIB berlangsung di Vihara Mendut Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Ritual ini dipimpin Bhiku Sri Pannavaro Mahathera, yang juga pimpinan Sangha Theravada Indonesia.


Pujabhakti secara daring dilaksanakan untuk social distancing guna mencegah penyebaran Covid-19. 


"Kita mengikuti anjuran pemerintah agar tidak melaksanakan kegiatan yang mengundang banyak orang," kata Wahyu Utomo, sekretaris Vihara Mendut.


Umat Budha mengikuti pujabhakti ini secara live streaming melalui Youtube, Instagram dan Facebook.


"Meskipun berlangsung dengan jumlah terbatas, tetap berlangsung secara khidmat," kata Wahyu.


Menjelang detik-detik Waisak pukul 17.44.51 WIB, semua bersikap anjali, umat berdoa kepada Sang Budha Gautama. Sebelum detik Waisak, Sri Pannavaro yang juga ketua Sangha Theravada Indonesia membacakan pesan Waisak. 


Dalam pesannya, Bante Pannavaro menyampaikan, ajaran Metta Karuna mengisi jiwa setiap umat Budha untuk menjadi tangguh dan tanggap terhadap penderitaan semua orang. Cinta kasih (metta) dan kepedulian sosial (karuna) adalah perekat keutuhan bangsa, dan wujud nyata Bhineka Tunggal Ika.


"Sikap mental metta dan karuna membentuk kesempurnaan perilaku (Paramita)," kata Pannavaro.

 

Ia juga menyampaikan, Pangeran Sidharta berusaha keras mencari jalan untuk membebaskan manusia dari penderitaan. Puncak usaha keras itu, beliau mencapai pencerahan sempurna sebagai Budha.


"Semua itu karena kepedulian (Karuna) beliau yang sangat besar terhadap penderitaan manusia," tutur Pannavaro.


Sementara itu, tema dari Waisak tahun ini adalah "Persaudaraan Sejati Sebagai Dasar Untuk Keutuhan Bangsa".


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar