Pengungsi Merapi Masih Bertahan di Pengungsian

Dilihat 121 kali
Pengungsi dari Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang masih bertahan di TEA Banyurojo Mertoyudan

BERITAMAGELANG.ID - Pengungsi Merapi yang saat ini masih tinggal di TEA Banyurojo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, akan tetap mematuhi pemerintah dengan tetap bertahan di pengungsian. 


Koordinator pengungsi Babadan I Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, Dasri mengatakan, warga masih tetap bertahan di TEA sambil menunggu informasi dari BPPTKG maupun dari Pemkab setempat.


"Warga mau dikemanakan, perpanjangan mau sampai kapan, kita masih menunggu informasi itu," ujarnya, Kamis (21/1/2021).


Diakui Dasri, warga sebenarnya sudah merasa jenuh berada di pengungsian, meskipun semua kebutuhan pokok dicukupi oleh pemerintah. Bahkan pengungsi secara umum belum tahu kalau rekom peta bencana sudah berubah arah. 


"Kami tetap belum memberitahu mereka, karena kalau tahu pasti mereka akan segera minta pulang. Malah bubar, saya repot sendiri," ujarnya.


Menurut Dasri, kalau warga lansia dan kelompok rentan belum begitu memperhatikan adanya perubahan peta rekomendasi daerah bahaya Merapi. 


"Tapi yang muda-muda banyak yang tahu. Tapi mereka juga masih memahami apa yang menjadi keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang," katanya.


Dengan kondisi yang masih seperti sekarang ini, Dasri pun berharap nantinya pemerintah akan bisa membantu warga yang mayoritas petani. 


Apabila waktunya pengungsi sudah diperbolehkan pulang, maka yang diharapkan adalah bantuan bibit tanaman dan pupuk.


"Kalau bisa kami diberi kemudahan akses untuk pengadaan bibit dan pupuk," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar