Penghayat Pahoman Sejati Peringati 10 Tahun Bencana Erupsi Merapi

Dilihat 665 kali

BERITAMAGELANG.ID - Sedikitnya 30 penghayat Kepercayaan Pahoman Sejati melakukan ritual sesaji Pisungsung Gunung memperingati bencana erupsi gunung Merapi tahun 2010 di lokasi wisata Ketep Pass, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020)


Ritual diawali kirab dari tempat parkir menuju taman terbuka dengan membawa berbagai jenis sesaji seperti Ingkung ayam, nasi tumpeng, lauk-pauk dan jajan pasar.


Sesampai di tempat ritual mereka duduk melingkar, sesepuh penghayat kepercayaan Pahoman Sejati Ki Reksojiwo memimpin prosesi doa menghadap ke Gunung Merapi.


Doa dilantunkan dengan bahasa Jawa Krama berisi tentang permohonan keselamatan dan kesejahteraan kepada Tuhan YME.


Menurut Ketua Padepokan Seni Budi Aji, Kikis Wantoro, kegiatan ini merupakan peringatan peristiwa bencana erupsi Gunung Merapi pada 2010 yang meletus sangat dahsyat. 


“Peristiwa alam itu mengingatkan mereka akan kekuatan Tuhan, sedangkan dibalik erupsi tersebut membawa rezeki pada masyarakat sekitar,” ujar Kikis.


Terbukti dengan melimpahnya pasir yang menjadi mata pencaharian warga di sepanjang aliran sungai di gunung Merapi dan lahan pertanian yang menjadi subur karena sebaran abu vulkanik.


Berkaitan dengan kondisi gunung Merapi saat ini Kikis berharap masyarakat diberi keselamatan dan ada tanda-tanda jika mungkin terjadi erupsi sehingga bisa mengungsi.


"Kami mohon kepada Tuhan semoga warga sekitar Merapi tetap diberi keselamatan dan diberi tanda-tanda jika ada letusan sehingga bisa mengungsi dulu," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar