Pelopor Keselamatan Berkendara, Pengemudi Ojek Online Dilatih Tangani Kecelakaan

Dilihat 890 kali
Pelatihan penanganan pertama korban kecelakaan bagi para penngemudi ojek online

BERITAMAGELANG.ID - Mendukung keselamatan berkendara, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) bekali pengemudi ojek online dengan pelatihan cara mengantisipasi dan menangani luka korban kecelakaan atau P3K. Kegiatan tersebut digagas oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UM Magelang.


Ketua panitia Eka Sakti Wahyuningtyas kepada Beritamagelang.id mengungkapkan, gagasan pelatihan tersebut muncul setelah maraknya ojek online di Magelang. Pesatnya perkembangan ojek online di Magelang perlu dimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pengendara ojek tentang keselamatan berkendara serta bagaimana mengantisipasi kecelakaan di jalan raya. Salah satunya terkait penanganan luka akibat kecelakaan.


"Inilah tanggung jawab kami selaku dosen untuk berbagi ilmu pengetahuan dan hasil-hasil penelitan dari dunia kampus kepada komunitas ojek online untuk mendukung keselamatan kerja di jalan raya," ungkap Eka yang sejak 2017 resmi menjadi anggota organisasi internasional di bidang manajemen perawatan luka European Wound Management Association (EWMA).


Peran serta komunitas ojek online sebagai bagian dari penyedia pelayanan transportasi umum sangat dibutuhkan dalam mencegah dan menanggulangi dampak yang terjadi dari kejadian kecelakaan lalu lintas, ujar Eka.


Sementara itu, anggota tim pelaksana pelatihan, Nurul Hidayah menambahkan kegiatan tersebut mencakup beberapa tahapan dari pelatihan manajemen pertolongan pertama, peningkatan keterampilan penanganan luka kecelakan, juga simulasi untuk penerapan penatalaksanaan manajemen luka sebagai bagian dari pertolongan pertama.
"Selama kegiatan, para peserta juga memperoleh materi tentang prinsip-prinsip dasar penyembuhan luka dan teknik-teknik pembalutan luka modern," tambah Nurul.


Pelatihan digelar setiap Sabtu, minggu ketiga dan keempat selama bulan Januari hingga Februari di UMM. Pelatihan tersebut disambut antusias oleh belasan peserta yang merupakan pengendara ojek online di Magelang.


Ketua Paguyuban Ojek Online Magelang, Agus Ismail mengaku mendapat pengetahuan baru dari kegiatan tersebut karena penanganan luka tidak bisa dianggap remeh dalam suatu kejadian kecelakaan.


"Setiap pengguna jalan yang menjadi bagian dari transportasi umum diharapkan memiliki kemampuan yang baik di bidang pertolongan pertama pada kecelakaan di jalan raya," ujarnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar