Pengelola Destinasi Wisata Didorong Kreatif dan Inovatif

Dilihat 196 kali
Puncak Argapura, spot kuliner baru di sekitar Ketep Pass
BERITAMAGELANG.ID - Pandemi Covid-19 memang belum berlalu. Namun angka kasus semakin hari semakin landai. Kondisi yang demikian, menjadikan para pelaku wisata di Kabupaten Magelang, semakin inovatif dan kreatif.

"Baik itu pelaku wisata yang lama ataupun baru. Mereka semakin menunjukkan kekreatifannya," ujar Ketua Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Edwar Alfian, Rabu (24/11).

Ian, panggilan akrabnya, mengatakan banyak potensi di penyangga pariwisata Borobudur bermunculan. Khususnya yang berada di seputaran objek wisata Ketep Pass di Sawangan, banyak spot baru wisata yang bermunculan.

Diantaranya Tol Kayangan, petik strawbery, Kragilan Top Selfie, Puncak Argopura, Daong Signature, Pesona Ketep Homestay, Grenden, Cerita Kita, Omah Kembang, Omah Latare Ombo dan Grojogan Kapuhan.

Dari nama-nama itu, ada beberapa diantaranya merupakan spot kuliner dengan segmentasi middle up atau menengah ke atas.

"Ada Daong Signatur, Puncak Argopura dan Pesona Ketep Pass, Omah Kembang, Omah Latare Ombo, Cerita Kita dan masih banyak lagi," ujarnya.

Di sisi lain, masih banyak spot kuliner untuk kalangan wisatawan pada umumnya yang didirikan di seputaran Ketep Pass.

"Sangat banyak dan menarik sajian kuliner dengan kearifan lokal. Seperti ada jagung bakar dan juga tempe mendoan. Jadi semua segmen wisatawan terwadahi di Ketep dan sekitarnya," imbuh Ian.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 saat ini, wisatawan cenderung memilih ke objek alam atau outdoor. Kelebihan dari wisata alam karena menyuguhkan keindahan alam. Dari Ketep bisa menikmati keindahan gunung Merapi dan Merbabu.

"Gunung Merapi yang fenomenal karena merupakan gunung aktif dan erupsi, menjadi suguhan pemandangan tersendiri," jelasnya.

Di sisi lain, gunung Merbabu merupakan spot yang indah dan menarik untuk background selfie atau foto-foto.

Menurut Ian, bila wisatawan ingin mengeksplor lebih jauh keindahan wisata di Magelang, maka sebaiknya menginap beberapa hari di sini. Apalagi, Magelang kini banyak memiliki hotel maupun homestay.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Husein mengatakan dirinya mengapresiasi berkembangnya tempat-tempat wisata baru khususnya wisata sektor utara.

Bila di sekitar Ketep dan Telomoyo sudah mulai menggeliat, maka pihaknya akan terus memotivasi seluruh kawasan strategi pariwisata daerah. Hal itu sesuai dengan Ripparda (Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah) yang dimiliki, seluruh kawasan strategi wisata akan dikembangkan sesuai amanah Ripparda maupun menyambut destinasi super prioritas.

Di sektor Utara masuk KSP C, karena itu untuk A, B dan D sudah menyertai. Contohnya di sektor barat sudah diperkuat dengan Desa Wisata Ngargoretno, kemudian Desa Wisata Temanggung tepatnya di Dusun Butuh. Kemudian sektor timur dari Salam dan Srumbung, pengembangan destinasi akan didorong untuk bisa maju bersama.

"Hal ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah daerah, bahwa kawasan strategi pariwisata kita seluruhnya akan kita kembangkan bersama-sama, dengan pengembangan dan penguatan desa wisata maupun daya tarik wisata yang kita miliki. Kami apresiasi semangat teman- teman pelaku yang ada di sektor Utara. Demikian juga tak kalah pentingnya untuk kembangkan sektor timur, barat dan selatan," pungkas Husein.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar