Sejumlah Pengasuh Pondok Pesantren di Kabupaten Magelang Tolak Aksi 'People Power'

Dilihat 83 kali
Ustadz M. Bakhin, Pengasuh pondok pesantren At Taukhid Al Islami Dusun Kapuhan, Sawangan, Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Pengasuh Pondok Pesantren At Taukhid Al Islami Sawangan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menilai, ajakan aksi " People Power"  meresahkan masyarakat. 

Ajakan aksi tersebut banyak diserukan dan tersebar melalui sejumlah media sosial, menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang. 

Sejumlah Ulama Pengasuh Pondok Pesantren serta pemuka agama di Sawangan Magelang secara tegas, menolak aksi people power. 

Salah satunya Pengasuh pondok pesantren At Taukhid Al Islami Dusun Kapuhan, Sawangan, Kabupaten Magelang Ustadz M.Bakhin. Menurutnya, aksi tersebut adalah tindakan kurang tepat. Dirinya mengajak masyarakat menyerahkan semua hasil tahapan Pemilu kepada yang berwenang yakni KPU. 

"Kami mengajak seluruh masyarakat Sawangan Magelang untuk saling menjaga ketertiban dan kenyamanan, terlebih pada bulan suci Ramadhan ini.

Mari kita percayakan hasil Pemilu 2019 kepada petugas penyelenggara Pemilu atau KPU. Bila tidak puas, silahkan menyelesaikan permasalahan sesuai aturan yang berlaku," ajak M.Bakhin, Selasa (14/5). 

Menurutnya, People Power ini berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Ustadz M.Bakhin mengajak para ulama maupun tokoh agama di tanah air untuk tidak terpancing terhadap ajakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila ini. 

''Mari kita jaga kerukunan demi keutuhan NKRI dan yang berlandaskan Pancasila,'' pesannya. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar