Kabupaten Magelang Targetkan 2020 Bebas ODF

Dilihat 987 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin mendandatangani Deklarasi ODF Kecamatan Srumbung Rabu (04/12/2019)

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang menargetkan wilayahnya sebagai open defecation free (ODF), yang warganya tidak buang air besar sembarangan pada 2020.


Hingga penghujung tahun 2019 ini sudah 9 Kecamatan di Kabupaten Magelang yang sudah mendeklarasikan sebagai kecamatan ODF, yakni Kecamatan Windusari, Ngluwar, Muntilan, Candimulyo, Salaman, Secang, Borobudur, Sawangan dan ditambah Kecamatan Srumbung.


Akses jamban di Kabupaten Magelang saat ini telah mencapai 92,41 persen atau tinggal 7,59 persen lagi untuk mencapai ODF.


"Kita masih memiliki hampir 8,75 persen ditambah Srumbung maka kini terkurangi hampir 1 persen dengan deklarasi ini,” kata Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam acara Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau ODF di Kecamatan Srumbung, Rabu (4/12/2019).


Deklaraasi ODF ini, lanjut Zaenal, seiring dengan perubahan paradigma kesehatan, dimana dahulu sakit diobati ke dokter. Namun paradigma saat ini kita harus melakukan pencegahan dari awal.


Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi empat faktor yakni lingkungan 40 persen, perilaku 30 persen, pelayanan kesehatan 20 persen, dan terakhir adalah genetika atau keturunan yang pengaruhnya 10 persen. 


Kesehatan menjadi faktor yang sangat penting, sesuai nawacita Presiden yakni target 100 -0 - 100 harus dipenuhi. Target itu yakni 100 persen akses air munum yang cukup, 0 persen terbebas kawasan kumuh, 100 persen akses sanitasi, dibutuhkan sinergitas semua elemen.


"Kita berharap ini tidak selesai pada seremonial semata. Pemkab Magelang pun terus berusaha memperbaiki derajat kesehatan masyarakat itu melalui sinergitas semua lini," tegas Zaenal. 


Data tim verifikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang menyebutkan, dari 17 desa atau sekitar 14 ribu lebih kepala keluarga (KK) di Kecamatan Srumbung, 11 ribu lebih KK telah memiliki jamban permanen (82 persen). Sedangkan jamban non permanen 0 persen. Bahkan dari data itu, 3 desa diantaranya masuk dalam kategori desa menonjol lulus paripurna sempurna ODF yakni Sudimoro, Kamongan dan Desa Srumbung.


Camat Srumbun M Taufik Hidayat Yahya mengatakan, Gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Desa ODF di wilayah Kecamatan Srumbung telah dimulai pada 2017. Desa yang pertama kali sebagai desa ODF adalah Desa Kaliurang pada Desember 2017, selanjutnya Desa Kamongan dan Desa Sudimoro pada Desember 2018. Jumlah desa yang sudah ODF pada Desember 2019 adalah 14 desa sehingga total 17 desa di Kecamatan Srumbung sudah ODF atau tercapai 100% pada 2019 ini.


Hal tersebut berdasarkan hasil penilaian tim verifikator Kabupaten Magelang yang menyatakan bahwa akses sanitasi di wilayah Kecamatan Srumbung untuk Jamban Sehat Permanen (JSP) sebanyak 82,8% dan yang Sharing sebanyak 17,2 %.


Gerakan dan Program Desa ODF di wilayah Kecamatan Srumbung bukan merupakan program yang akan berdiri sendiri namun juga berintegrasi dan bersinergi dengan berbagai program lain yaitu Desa Layak Anak, Kampung KB, Kampung Anak Sejahtera, serta Desa Layak Pangan. 


Terdapat, 17 desa di Kecamatan Srumbung telah mendeklarasikan sebagai Desa Layak Anak, 4 Desa sebagai Kampung KB yaitu Desa Polengan, Kaliurang, Kemiren, dan Ngargosoko, serta 3 desa mendeklarasikan sebagai Kampung Anak Sejahtera yaitu Desa Ngablak, Tegalrandu, dan Polengan.


"Berbagai program tersebut saling berkaitan satu dengan lainnya karena semuanya memiliki muara yang sama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Taufik.


Dengan deklarasi Stop Buang Air Besar sembarangan ini diharapkan dapat menjadi pemicu dan pemacu gerakan yang lebih efektif, terkoordinasi dan terarah yang kemudian dapat mendorong perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat secara menyeluruh untuk pencapaian Universal Akses pada tahun 2019, yakni 100% akses air bersih, 0% kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi, khususnya pencapaian 100% Open Defecation Free (ODF), menuju masyarakat Kabupaten Magelang yang Sejahtera dan Berdaya saing.



Editor Fany Rachma

1 Komentar

Achmad Ridwan 05 Desember 2019 15:04
STOP BABS, Wujudkan masyarakat yang bersih dan Sehat menuju Generasi yang Gemilang... βœŠπŸΌβœŠπŸΌβœŠπŸΌπŸ‡΅πŸ‡±πŸ‡΅πŸ‡±πŸ‡΅πŸ‡±

Tambahkan Komentar