Pemkab Magelang Siap Gulirkan Bantuan Stimulus Dampak Covid-19 Rp 14 Milyar

Dilihat 414 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin S IP

BERITAMAGELANG.ID - Kabar gembira datang dari Pemerintah Kabupaten Magelang. Guna meringankan dampak covid-19 Pemerintah Kabupaten Magelang tengah mempersiapkan bantuan program jaring pengaman sosial sebagai stimulus pergerakan ekonomi.


"Anggaran perubahan nanti Rp 14 milyar sebagai stimulus ekonomi. Kita sedang persiapkan peraturannya," kata Bupati Magelang Zaenal Arifin saat Jumpa Pers Penanganan Covid-19 Rabu (9/9/2020).


Dana 14 Milyar diperubahan itu untuk semua sektor baik Dinas Tenaga Kerja, hingga Perekonomian. Program dana hibah itu diharapkan dapat menjaga kestabilan ekonomi pelaku usaha melalui fresh money, tentu dengan syarat khusus untuk calon penerima.


Zaenal mencontohkan, perhitungan dengan keberadaan pedagang kaki lima, berapa nilai idealnya agar dia bisa bangkit kembali. Demikian juga di sektor pertanian stimulus bantuan apa yang sesuai untuk diterima para petani.


Melalui program itu, lanjut Zaenal, roda ekonomi di wilayah Kabupaten Magelang harapannya bisa tumbuh dan bangkit kembali.


"Ini sebagai kontribusi Pemda dalam upaya menggerakan sektor ekonomi dimasyarakat," jelasnya.


Program bantuan jaring pengaman sosial itu nantinya untuk semua lini baik pariwisata, sektor pertanian, UMKM dan sektor yang lain.


Zaenal mengakui, tak hanya sektor usaha, wabah covid-19 juga membuat kondisi pertanian diwilayahnya terpuruk. Masa pacekli petani itu karena harga jual hasil panen tidak baik. Untuk meringankan beban petani, pihaknya juga berencana memberikan bantuan melalui program jaring pengaman sosial itu.


"Kita bantu bahan baku bibit pupuk dan yang lain. Sekarang hasil panen mereka banyak disumbangkan ke masyarakat," ujar Zaenal.


Saat ini, kata Zaeanl, pihaknya tengah berupaya mengkaji agar program yang akan diluncurkan itu tepat sasaran, tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah pusat. Tidak memunculkan permasalahan baru dikemudian hari. Selama proses kajian, pihaknya juga menyusun Peraturan Bupati (Perbup).


Dijelaskan Zaenal, jika pada intinya program bantuan itu diberikan bagi masayarakat yang belum tercover bantuan dari pemerintah pusat," tegasnya.


"Besok kita akan audiensi dengan Bank Indonesia untuk meminta pertimbangan langkah strategis apa yang bisa dilakukan," pungkasnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar