Pemkab Magelang Segera Gelar Rakor Persiapan Jelang Ramadan

Dilihat 84 kali
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Wayanto didampingi Forkopimda setempat mengikuti rakor yang dipimpin Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara virtual

BERITAMAGELANG.ID - Gubernur Ganjar Pranowo memimpin rapat Forkopimda secara virtual dalam rangka menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021).


Dalam Rapat bertema Menjaga Harmonisasi dan Rasa Aman Beribadah di Tengah Pandemi Covid-19 itu Ganjar menyinggung sejumlah hal yang harus dipersiapkan menyongsong bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2021. Termasuk diantaranya identifikasi dan analisis potensi kerawanan, salah satunya terorisme yang dimungkinkan terjadi di bulan Ramadan.


"Sudah adanya vaksinasi berpotensi menyebabkan masyarakat cenderung abai protokol kesehatan. Pelaksanaan ibadah yang kurang memperhatikan protokol kesehatan, kenaikan harga kebutuhan pokok, permasalahan kedatangan warga pemudik, dan bencana alam," beber Ganjar di hadapan Forkopimda dan ratusan pemerintah kabupaten/kota se Jawa Tengah yang mengikuti rakor secara virtual.


Selain itu Ganjar berpesan agar pemerintah kabupaten/kota agar menyiapkan rencana langkah tindak mitigasi dan antisipasi potensi kerawanan. Yakni dengan cara berkoordinasi dengan aparat keamanan dan Kominda dalam melakukan deteksi dini dan cegah dini.


Ganjar meminta adanya pembentukan posko pengawasan di masing-masing daerah, penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah dan pusat keramaian. Kemudian mengantisipasi adanya pemudik yang akan masuk di wilayah Jawa Tengah, melakukan pemantauan harga kepokmas dan ketersediaan BBM jelang Idul Fitri 1442 H.


"Antisipasi juga gangguan kamtibmas dan kelompok teroris. Program Jogo Tonggo agar digalakkan dalam melakukan edukasi pada masyarakat," pesannya.


Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto.


"Pemkab Magelang juga mengantisipasi, yang pertama menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, semua aspek kita antisipasi sisi keamanan, kemudian ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, kemudian sisi transportasi juga dari sisi kesehatan masyarakat dan berbagai aspek semua kita siapkan," jelasnya.


Adi menegaskan Pemerintah Kabupaten Magelang senantiasa mengikuti kebijakan pemerintah pusat, seperti adanya larangan mudik.


"Nah kita ikuti apa yang menjadi kebijakan itu. Kita antisipasi yang kebetulan mudiknya awal atau dia mudik di tengah-tengah (Ramadan), kemudian mungkin ada yang nyolong-nyolong untuk mudik kita antisipasi semuanya," tegasnya.


Selanjutnya, Pemkab Magelang akan menindaklanjuti dengan rapat koordinasi, termasuk membahas ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.


"Jadi, setelah ini kita laporkan ke Pak Bupati akan kita rencanakan rapat di level kabupaten," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar