Pemkab Magelang Raih Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Utama

Dilihat 392 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang kembali meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) karena dinilai berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak serta pemenuhan kebutuhan anak.


Bupati Magelang Zaenal Arifin sangat mengapresiasi penghargaan APE tahun 2020 dengan kategori Utama ini. Ia menjelaskan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran pemerintah daerah, lembaga/organisasi masyarakat/keagamaan/dunia usaha dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam strategi pengarusutamaan gender. 


Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Magelang telah mendapatkan penghargaan APE kategori Pratama pada 2012 dan 2016, kemudian kategori Madya pada 2018, pada 2020 ini meningkat dan mendapatkan kategori Utama.


"Artinya terus ada peningkatan dari penghargaan APE ini. Ini menunjukkan ada keseriusan dari kita (Pemerintah Daerah) untuk melaksanakan dan menjunjung kesetaraan dan keadilan gender," kata Zaenal Arifin, Kamis (30/9).


Lebih spesifik, Zaenal menjelaskan bahwa kesetaraan gender ini salah satu contohnya adalah memberikan hak kepada siapapun secara profesional. 


"Contohnya setingkat Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, ada yang diisi oleh kaum perempuan. Artinya kita tidak melihat pada sisi genderitas itu tetapi lebih pada sisi kemampuan. Ya kemampuan manajerial, kemampuan secara personalitinya juga," jelas Zaenal.


Sementara, Kasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Yurini Wiarsi menerangkan, ada tujuh komponen kunci dalam penilaian Anugerah Parahita Ekapraya antara lain komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, alat analisis gender, data gender, serta partisipasi masyarakat.


"Dan Kabupaten Magelang ini telah berkomitmen melaksanakan percepatan Pengarus Utamaan Gender (PUG). Semoga upaya untuk menciptakan keadilan bagi SDM perempuan yang memiliki potensi di berbagai bidang pembangunan dapat terwujud, dan penghargaan ini harus dipertahankan dan ke depan harus menjadi lebih baik," kata dia.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar