Pemkab Magelang Apresiasi Sinergi Kagama Jabar-Komunitas UMKM Wisata Borobudur

Dilihat 253 kali
Penandatanganan MoU antara Kagama Jabar dengan Komunitas Gayeng Bareng di Bumiharjo Borobudur Kabuoaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Membangkitkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi COVID-19 Komunitas Bareng Gayeng Magelang bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Jawa Barat menggelar gebyar UMKM dan pelaku wisata. Acara digelar di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Bumiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang Senin (27/7/2020).


Bupati Magelang Zaenal Arifin yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM Kabupaten Magelang Basirun dalam sambutannya menyampaikan pandemi COVID-19 dengan segenap imbasnya menjadi pembangkit solidaritas para pelaku wisata dan UMKM, termasuk berbagai pelatihan secara daring selama pandemi digelar untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dengan tujuan membantu UMKM agar mampu bertahan menghadapi terpaan pandemi.


Agar lepas dari kesulitan ini maka Inisiatif bahu-membahu terus muncul termasuk upaya menghubungkan pelaku UMKM di Indonesia dengan diaspora di luar negeri. "Oleh karena itu kegotong-royongan harus terus ditumbuhkan untuk bersama-sama menghadapi pandemi," katanya.


Pemerintah Kabupaten Magelang menyambut baik kegiatan gebyar UMKM yang melibatkan komunitas pelaku pariwisata dan UMKM Kabupaten Magelang sebagai binaan tim Kagama Jabar.


Menurut Zaenal kegiatan gebyar UMKM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kebangkitkan UMKM dan wisata di Kabupaten Magelang pasca pandemi COVID-19.


"Kegiatan ini kiranya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah sekitar, para pelaku UMKM, dan pegiat wisata sebagai daerah penyangga Borobudur," pesannya.


Sementara itu, Ketua Harian Komunitas Pelaku Pariwisata dan UMKM Bareng Gayeng Yusuf Wardani mengatakan selain gebyar UMKM dan pelaku wisata, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pelaku wisata Jawa Barat dan UMKM Komunitas Bareng Gayeng Magelang.


Yusuf menyampaikan maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini sebagai salah satu langkah nyata mempersiapkan diri dalam menyambut adaptasi kegiatan baru dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.


Saat ini, menurut Yusuf menjadi momen UMKM bangkit dari keterpurukan, dari tidur panjang selama pandemi Covid 19. Hal itu dapat terwujud dengan kebersamanaan.


"Kami membutuhkan dukungan bantuan moril, dan bimbingan dari semua pihak sehingga apa yang kami rasakan saat ini segera terentaskan," katanya.


Ia menuturkan sebagai komunitas pelaku pariwisata dan UMKM senantiasa selalu bersinergi dalam melakukan berbagai kegiatan dengan harapan Borobudur suatu hari nanti akan menjadi salah satu kunjungan super prioritas nasional yang tentunya mulai dari sekarang pelaku wisata dan UMKM akan mempersiapkan diri dari segala hal yang dibutuhkan.


"Jangan sampai setelah Borobudur ditunjuk sebagai salah satu kunjungan super prioritas kita belum siap," katanya.


Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan UMKM Kagama Jabar Heru Subagia menyampaikan alasan pihaknya melakukan kegiatan tersebut di Kabupaten Magelang karena dirinya berasal dari Kabupaten Magelang.


Heru mengungkapkan pada dua bulan lalu ia sempat berkunjung ke desa tanah kelahirannya ini dan merasa prihatin dengan pengembangan wisata Desa Bumiharjo ini yang terpuruk akibat wabah Covid 19. Kemudian saya punya inisiasi, kepedulian terhadap kesejahteraan warga Kabupaten Magelang, khususnya Borobudur untuk berupaya agar wilayah Bumiharjo ini muncul ke tingkat nasional.


Alasan lain pihaknya hadir di Bumiharjo ini adalah upaya mensinergikan berbagai stakeholder yang berkaitan dengan UMKM dan pariwisata. Diharapkan melalui sinergi ini pelaku UMKM dan pegiat wisata bangkit di tengah pandemi COVID-19 ini. "Kami punya alat, punya jaringan kawan-kawan Kagama," ungkapnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar