Belum Rekam E-KTP, Hak Pilih Terancam Hangus

Dilihat 625 kali
Sejumlah pelajar ikuti sosialisasi Pilkada 2018 di Aula Kecamatan Mungkid (31/01)

beritamagelang.id - Memasuki hari kedua sosialisasi Pilkada bagi pemilih pemula, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang bersama KPU Kabupaten Magelang menggelar program pendidikan politik masyarakat, yang diikuti 100 siswa dari dua sekolah yang ada di Kecamatan Mungkid.

Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang, Habieb Shaleh, mengatakan acara tersebut diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Magelang guna memberikan pendidikan politik kepada para pemilih pemula, terutama pelajar.

"Sasarannya adalah siswa SMA dan SMK. Sedangkan hari ini dihadiri oleh 100 siswa dari, SMAN 1 Muntilan dan SMAN 1 Kota Mungkid," terangnya di sela-sela kegiatan program pendidikan politik masyarakat, di Aula Kecamatan Mungkid, Rabu (31/01) siang.

Habieb mengajak para pemilih pemula untuk turut serta mengawasi setiap tahapan pilkada.

"Pada dasarnya tiap orang adalah pengawas pemilu. Minimal mereka mengawasi suara mereka sendiri, suara keluarga mereka, dan suara lingkungan mereka," ujarnya.

Menurut Habieb, jumlah pemilih pemula di wilayah Kabupaten Magelang sangat banyak dan belum semuanya tersentuh, ditambah lagi masih banyak yang belum melakukan perekaman E-KTP.

"Ini sudah hari yang kedua (sosialisasi). Di hari pertama di Kecamatan Grabag (Selasa, 30/01), hampir separuh pemilih pemula belum melakukan perekaman E-KTP, padahal mereka sangat antusias untuk ikut serta sebagai pemilih dalam pilkada 2018," katanya.

Namun demikian, menurut Habieb, hal tersebut adalah ranah dari Disdukcapil Kabupaten Magelang.

"Yang bisa kami lakukan adalah mendorong Disdukcapil untuk meningkatkan perekaman E-KTP. Dan di samping itu juga banyak yang sudah melakukan perekaman, namun hingga saat ini belum mendapatkan belangkonya " terangnya.

Sedangkan, Kassubag TU Kantor Kesbangpol Kabupaten Magelang, Kusbandriyo, mengatakan, sebagai salah satu instansi pemerintah, Kesbangpol juga berkomitmen untuk turut serta mensukseskan pilkada 2018.

"Kami menghimbau kepada masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas untuk ikut serta dalam pemilihan kepala daerah tersebut. Dan kami juga berkomitmen akan menjaga kondusifitas pada saat pemilihan kepala daerah tersebut," tutupnya.

 

 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar