Pelaku Wisata Ikuti Pelatihan Kelola Destinasi dan Homestay

Dilihat 463 kali
PEMBUKAAN. Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata Kabupaten Magelang. Serta Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay / Pondok Wisata, dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, mewakili Bupati Magelang.
BERITAMAGELANG.ID - Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto membuka Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata Kabupaten Magelang, serta Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay / Pondok Wisata di Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (7/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Adi Waryanto membacakan Sambutan Bupati Magelang yang menyambut baik kegiatan oleh Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang itu.

"Saya menyambut baik kegiatan ini, di samping meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata dalam mengelola usaha wisata di Kabupaten Magelang, juga bertujuan untuk mendukung Program Destinasi Super Prioritas Borobudur, utamanya menuju tatanan ekonomi kreatif yang berkelanjutan," ucap Adi Waryanto.

Adi mengatakan persaingan di pasar wisata semakin ketat sehingga perlu dilakukan perbaikan dalam pengembangan pariwisata strategis daerah, salah satunya dengan manajemen pengelolaan pariwisata yang baik. Seperti dalam mengelola daya tarik desa wisata, homestay, pekerja restoran, pemandu wisata dan pengelola transportasi wisata.

Dengan demikian, pengelolaan pariwisata yang baik akan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, karena pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang berkontribusi dalam memberikan pendapatan daerah.

"Namun karena adanya pandemi Covid-19 secara global, perekonomian masyarakat sektor pariwisata menjadi terpuruk. Untuk itu pelaku usaha pariwisata dituntut untuk lebih kreatif dan mengoptimalkan pemasaran, seperti salah satunya dengan pemasaran secara online atau melalui digital marketing," terang Adi.

Adi menyebutkan Kabupaten Magelang memiliki Daya Tarik Wisata sebanyak 230 yang terdiri dari Daya Tarik Wisata Alam Budaya dan Buatan. Sebanyak 34 Desa Wisata yang ada di Kabupaten Magelang telah memiliki SK Bupati dari 57 Desa Wisata yang ada di Kabupaten Magelang.

"Melalui pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan SDM Pariwisata yang kreatif, inovatif, profesional dan memahami era globalisasi dalam dunia kepariwisataan serta mampu mengaktualisasikan unsur-unsur Sapta Pesona dengan baik," harap Adi.

Dalam kesempatan itu Adi berpesan, agar standar operasional prosedur (SOP) untuk kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keselestarian lingkungan, baik kepada karyawan, pemandu wisata lokal maupun nasional, pengunjung, masyarakat sekitar dan pihak lain yang beraktivitas di Daya Tarik Wisata. Dan memasang himbauan tertulis prokes, serta sarana dan prasarananya, terkait penerapan protokol kesehatan di tempat wisata.

Kegiatan tersebut diikuti 80 orang peserta yang merupakan pengelola Daya Tarik Wisata dan Homestay se Kabupaten Magelang, selama tiga hari.

Salah satu peserta pelatihan, Riyadi yang merupakan pengelola Homestay di Kujon Borobudur, mengaku pelatihan tersebut dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru terkait dengan pengelolaan Homestay khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

"Intinya saya selaku pengelola Homestay berharap agar tetap bisa bertahan dan memberikan terbaik dalam melayani wisatawan yang berkunjung di kawasan Borobudur. Salah satunya dengan menimba ilmu dalam pelatihan ini," tutur Riyadi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar