Pedagang Di Pasar Tradisional Akan Divaksinasi Covid-19

Dilihat 303 kali
Foto: Unsplash.com
BERITAMAGELANG.ID - Pedagang di pasar-pasar tradisional Kabupaten Magelang akan divaksinasi Covid-19 tahap kedua bersama dengan pekerja publik dan lansia berusia di atas 60 tahun. Namun demikian, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, masih menunggu kedatangan vaksin sinovac dari Provinsi Jawa Tengah.

"Awal tahap kedua ini, kami baru menerima sekitar 1000 dari target 42 ribu vaksin. Karena itu, saat ini vaksinasi kami prioritaskan pada ASN yang bekerja melayani masyarakat termasuk media," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, Kamis (25/2/2021).

Disampaikan Retno, vaksinasi covid-19 tahap kedua ini, diberikan kepada pekerja publik, termasuk media, atlet dan masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun. 

"Pedagang di pasar-pasar tradisional di wilayah ini juga termasuk akan divaksin pada tahap kedua ini. Berapa jumlahnya, dimana saja dan kapan, kami telah berkoordinasi dengan dinas pasar. Namun untuk saat ini, kami masih menunggu sisa kedatangan vaksin tahap kedua ini," jelasnya.

Sementara jumlah pasien sembuh covid-19 di Kabupaten Magelang terus bertambah. Tercatat hari ini bertambah 20 orang. Tujuh diantaranya berasal dari Kecamatan Tegalrejo, 5 Muntilan, 3 Secang, 2 Salam dan satu orang di Tempuran, Candimulyo serta Bandongan. 

"Kini total pasien sembuh covid-19 mencapai 8.025 orang," imbuh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Meski demikian, saat ini ada tambahan pasien covid-19 sebanyak 19 orang. Mereka berasal dari Mertoyudan 7 orang. Kemudian Srumbung 4, Muntilan 3, Salam 2 dan satu orang di Ngablak, Dukun dan Secang. 

Hari ini juga ada dua pasien positif covid-19 meninggal. Mereka dari Salam dan Ngablak. 

"Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 8.527 orang. Rinciannya, 265 dalam penyembuhan, 8.025 sembuh dan 237 meninggal," lanjutnya.

Sedangkan pasien suspek ada tambahan 5 orang. Namun ada 10 yang sembuh. 

"Kini jumlah kumulatifnya, menjadi 1.636 orang. Rinciannya, 31 dirawat, 1.386 sembuh, 38 isolasi mandiri dan 181 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar