BERITAMAGELANG.ID - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, Kamis (22/10/2020) bertambah 22 orang.
Lima diantaranya dari Kecamatan Secang, empat dari Mertoyudan, tiga dari Bandongan dan masing-masing dua orang dari Grabag dan Tempuran serta satu orang tersebar di Muntilan, Mungkid, Borobudur, Salaman dan Kaliangkrik.
"Selain itu juga ada dua pasien positif yang meninggal, berasal dari Grabag dan Kaliangkrik," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Dengan tambahan 22 pasien positif dan dua meninggal itu, jumlah kumulatifnya menjadi 920 orang. Rinciannya, 167 dirawat dirumah sakit dan menjalani isolasi mandiri, 729 sembuh serta 24 meninggal.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini ada tambahan empat orang. Dua diantaranya dari Grabag dan satu orang di Tempuran serta Sawangan.
Selain itu juga ada satu PDP yang meninggal dari Tempuran, satu orang PDP alih status ke positif meninggal dari Grabag.
Kemudian, dua alih status ke positif dari Tempuran dan Grabag serta dua PDP alih status domisili dan menjadi positif dari Tempuran.
Namun demikian, ada dua PDP yang dinyatakan sembuh dari Tegalrejo dan Bandongan.
"Dengan tambahan semua itu, jumlah kumulatif PDP menjadi 721 orang. Terdiri dari 14 dirawat, 538 sembuh dan 69 meninggal," lanjutnya.
Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan Virus Corona di Kabupaten Magelang masih ada.
Terkait hal itu, pihaknya minta kepada masyarakat agar mentaati Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.
Diantaranya melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Hal lainnya, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar