BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang membuat aplikasi Jannoko Pengungsi yang berfungsi memantau kebutuhan apa saja terkait dengan pengungsian.
âKita sedang siapkan dan sebentar lagi akan dilaunching," kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin saat menerima kunjungan Kepala BNPB Doni Murdono di TEA Deyangan Mertoyudan, Jumat (20/11/2020).
Aplikasi Jannoko Pengungsi ini, kata Bupati, merupakan salah satu kesiapan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam menangani pengungsi.
Dalam aplikasi ini, imbuh Bupati, akan ada daftar berbagai sumbangan yang datang. Kemudian daftar pengungsi dan semua yang berkaitan dengan pengungsian.
âSemua data bisa dibuka lewat internet supaya lebih mudah," katanya.
Semua pihak juga bisa langsung tahu bagaimana kekuatan logistik. Aplikasi ini juga akan memudahkan semuanya termasuk pemerintah dalam menginventarisir kebutuhan di pengungsian.
âAplikasi ini yang membuat Diskominfo, sedang kita siapkan semua, mudah-mudahan segera dilaunching," ujarnya.
Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang Endra E. Wacana menambahkan, aplikasi ini sudah digunakan.
âKami bikin hanya dalam tempo tujuh hari karena termasuk super prioritas," kata Endra.
Aplikasi ini berisi data penduduk desa, pengungsi termasuk hewan ternak.
âDengan aplikasi ini maka akan lebih mudah dilakukan pendataan, karena yang dibutuhkan kecepatan dan keakuratan data," imbuh Endra.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar