Musrenbang Kecamatan Kajoran Fokuskan Peningkatan Kualitas dan Kesehatan SDM Desa

Dilihat 6784 kali

BERITAMAGELANG.ID - Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memiliki topografi sebagian besar wilayahnya berbukit dan bergunung. Sebanyak 15 desa berada di sekitar hutan, bahkan Desa Krinjing berada di tengah hutan. 


"Sutopati merupakan desa terpadat. Sementara desa dengan penduduk terrendah adalah Ngargosari. Perencanaan kependudukan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, caranya dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dasar dan pelatihan.


Pembangunan bidang kesehatan juga menjadi perhatian karena program tersebut memiliki dampak pada kesejahteraan," demikian disampaikan Camat Kajoran Drs. Basirul Hakim saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kajoran, Selasa (19/02).


Dalam kesempatan tersebut, Camat Kajoran juga menaruh perhatian pada program Open Defecation Free (ODF), dimana wilayahnya masih banyak keluarga yang belum memiliki jamban. Camat mengharap semua desa memperhatikan dan mendampingi agar setiap KK memiliki jamban atau toilet guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


"Kami mengimbau agar program ODF digalakkan melalui forum-forum masyarakat seperti Posyandu, imunisasi, rapat, dan lainnya. Desa juga diharapkan membuat kegiatan Desa Bebas ODF," pesannya.


Basirul menambahkan, sebagian besar masyarakat Kajoran bekerja di bidang pertanian. Namun, terdapat kerawanan bencana tanah longsor karena sebagian besar wilayah ada pada kontur kemiringan 25 derajat.


"Sampai saat ini, meski terjadi bencana longsor, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami tegaskan agar masyarakat sadar dan tangguh bencana. Juga mengutamakan keselamatan jiwa di atas harta atau ternak. Selanjutnya baru penyelamatan dokumen berharga," tutupnya.


Musrenbang Kecamatan Kajoran dilaksanakan untuk menghimpun data potensi dan permasalahan di wilayah tersebut sebagai bahan Musrenbang Kabupaten Magelang. 


Kegiatan ini dihadiri Tim dari Bappeda dan Litbangda, Dinas Kominfo dan perwakilan SKPD terkait. Hadir pula Forkopimcam, Anggota DPRD Kabupaten Magelang, UPT Dinas, serta Kepala Desa se-Kecamatan Kajoran. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang