Meriahnya Festival Durian Saren-Purwosari Salaman

Dilihat 180 kali
Festival durian Saren-purwosari Salaman, Minggu (19/1) berlangsung meriah

BERITAMAGELANG.ID - Festival durian di dusun Saren-Purwosari kecamatan Salaman kabupaten Magelang, Minggu (19/1) berlangsung sangat meriah. Penduduk setempat menyambutnya dengan sukacita. Ratusan warga dari luar pun berdatangan.


Dua gunungan durian dikirab dalam pesta rakyat yang sudah digelar untuk kedua kalinya ini. Festival ini sebagai wujud rasa syukur warga atas hasil panen durian yang melimpah. 


Dengan mengenakan pakaian adat Jawa, perangkat desa dan ratusan warga memikul puluhan buah durian yang dibawa menuju lapangan tempat acara akan digelar. Gending-gending Jawa mengiringi prosesi kirab.


Berbagai jenis durian lokal dan hasil olahan buah durian juga dihadirkan di sini, seperti lemet, pepes lele durian, onde-onde, keripik pongge, dan lainnya. Selain sebagai rasa syukur, festival tersebut juga sebagai ajang memperkenalkan durian lokal khas Dusun Saren dan sekitarnya.


Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival durian yang dinilai berhasil. Pasalnya, meskipun penyelenggaraan event ini terbilang cukup pelosok tetapi dikenal hingga luar daerah bahkan nasional. 


Ia juga bangga karena panitia kewalahan melayani pemesan durian. 


"Saya dengar dari panitia tiket yang dijual untuk festival ini hanya 400 dan yang memesan lebih dari 3.000 orang. Pemesannya juga tidak hanya warga Kabupaten Magelang saja, tetapi mulai dari luar kabupaten hingga luar Jawa ada. Ini membanggakan," ujar Edi.


Edi menilai, festival durian ini memberikan dampak yang luar biasa, bahkan di segala aspek. Seperti menaikkan harga bibit yang ada di dusun Saren.


Ia wanti-wanti agar festival durian yang diselenggarakan tidak dimanfaatkan untuk menjual durian dari luar daerah, sebab akan menurunkan harga dan kualitasnya pasti akan berbeda. 


"Harus ada ciri khas durian Saren Purwosari karena itu yang akan diminati pecinta durian," pesannya.


Ia juga berharap agar warga mengembangkan olahan durian, supaya produk-produk home industry dapat terangkat.


"Festival durian sebagai sarana mempromosikan Durian lokal desa Purwosari Salaman," imbuh

Kepala desa Purwosari, Hajar Budianto dalam sambutannya.


Dia mengatakan, kualitas durian Saren Purwosari tidak kalah dengan durian daerah lain.


Dengan terselenggaranya festival durian ini, ia berharap dapat meningkatkan perekonomian warga desa.


Ia juga berharap, durian asal dusun Saren semakin terkenal dan habis terjual tanpa harus keluar dusun.


"Orang-orang akan akan mengenal dusun ini sebagai sentra durian," harapnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar