Menteri PUPR Pastikan Segera Ganti Jembatan Gantung 'Lapuk' Sungai Progo

Dilihat 1088 kali
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melihat langsung kondisi jembatan gantung di alur Sungai Progo Magelang Kamis (4/4/2019).

BERITAMAGELANG.ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melihat langsung kondisi jembatan gantung lapuk penghubung wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. Meski sudah lapuk, jembatan gantung tersebut masih digunakan warga untuk aktivitas pendidikan dan ekonomi.

Setelah menyampaikan Orasi Ilmiah di Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Walikota Magelang Sigit Widyonindito dan Anggota DPR RI Nusyirwan Soejono melihat langsung kondisi jembatan gantung Kali Progo itu.  

Jembatan gantung yang panjangnya mencapai 100 meter lebih itu berada di atas ketinggian 60 meter dari aliran air Kali Progo.

Kondisi jembatan tersebut terlihat lapuk dengan kawat seling baja berkarat dan berlantai dari papan berupa bambu dan kayu menghubungkan  Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang dengan Ngembik, Kramat Utara, Kota Magelang.

Setiap harinya keberadaan jembatan tersebut dimanfaatkan warga Rejosari, Bandongan maupun sekitarnya yang akan sekolah, berdagang maupun berangkat kerja menuju Kota Magelang. Adapun jalan lain yang lebih aman bagi warga jarak tempuhnya sangat jauh yakni mencapai 10 km lebih. Sedangkan melalui jembatan gantung ini jarak tempuhnya menjadi lebih dekat.

"Saya secara pribadi mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Sudah beberapa tahun ya, setiap ada Camat baru selalu diusulkan terus. Alhamdulillah, ini menjadi berkah. Kedua, baik kabupaten maupun kota untuk sinergitas. Setiap hari ada 500-an warga yang melintas di jembatan ini. Mereka ada yang sekolah, buruh, pedagang dan sebagainya," kata Kepala Desa Rejosari, Nur Fauzi saat ditemui Berita Magelang  di sekitar jembatan gantung Kali Progo, Kamis (4/4/2019). 

Salah seorang warga Rejosari, Bandongan, Idayani (46) mengaku, setiap harinya melewati jembatan ini. Ia melewati jembatan untuk menawarkan dagangan dari Bandongan untuk dijual menuju kawasan perumahan Ngembik, Kota Magelang.

"Sebenarnya kalau lewat sini ya takut, tapi terpaksa. Saya pingin jembatan ini dibangun yang bagus. Kata orang-orang jembatan ini mau dibangun," ujar Idayani yang berjualan sayuran itu.

Sementara itu, Menteri Basuki Hadimuljono saat mencoba melintas di atas jembatan gantung tersebut mengungkapkan, jembatan gantung sungai Progo ini menjadi prioritas untuk segera diperbaiki.

"Banyak yang kayak gini (jembatan gantung Kali Progo), makanya kita punya program yang sudah dibangun sekitar 134, tahun 2019 kita punya program 166. Ini baru lihat. Ini nanti sudah termasuk kita ganti tahun ini," janji Basuki.

Ia memastikan pihaknya akan segera menangani dengan membangun jembatan baru di Sungai Progo ini.

"Tanah sudah siap semua kan, sudah ada existing, tinggal ganti. Tahun ini kita kerjakan," tegas dia.    

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI Nusyirwan Soejono mengungkapkan, ia sering mendapatkan masukan terkait dengan kondisi jembatan ini.

"Kebetulan pak Menteri di sini, saya ajak meninjau langsung ke lokasi supaya segera ditindaklanjuti," katanya.

Menurutnya, jembatan penghubung antar Kabupaten ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai akses pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lainnya sebagainya.

"Harapannya jembatan ini harus segera kita bangun agar masyarakat nyaman," ujarnya mengakhiri. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar