Mengungsi, Anak-Anak Dapat Pelayanan Trauma Healing

Dilihat 171 kali

BERITAMAGELANG.ID - Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyudan, Aipda Donny Sugiarto bersama beberapa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) memberikan pelayanan trauma healing di pos pengungsian Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.


Aipda Donny mengatakan, para pengungsi di Pos balai Desa Deyangan berasal dari Desa Krinjing, Kecamatan Dukun yang terdiri dari usia dewasa, usia rentan, dan anak-anak. Melihat kondisi inilah maka Ia bersama beberapa mahasiswa UNIMMA berinisiatif untuk memberikan pelayanan trauma healing.


"Ide untuk melakukan trauma healing ini bermula pada saat para pengungsi dari Desa Krinjing ini datang ke pengungsian balai desa Deyangan. Ternyata tidak hanya orang dewasa saja, tetapi juga ada anak-anak juga. Anak-anak ini butuh diberikan hiburan dan semangat agar tidak merasa sendiri," ungkap Donny di sela-sela memberikan layanan trauma healing bersama mahasiswa UNIMMA di musala balai Desa Deyangan pagi ini, Sabtu (7/11/2020).


Menurut Donny, anak-anak ini perlu mendapatkan trauma healing dengan memberikan hiburan, memberikan edukasi, dan memberikan rangsangan motorik agar tidak jenuh pada saat berada di pengungsian. 


Diketahui jumlah pengungsi anak-anak di pos balai Desa Deyangan sendiri tercatat ada 30 anak dengan usia 3-6 tahun.


"Kita berikan hiburan, cerita dongeng, permainan, dan lain sebagainya agar setidaknya mereka ini tetap ceria. Tidak sedikit dari mereka (anak-anak) ini awalnya merasa asing di tempat yang baru, yang bukan rumahnya sendiri sehingga membuat anak menjadi canggung, aneh dan pendiam," jelasnya.


Rencananya pelayanan trauma healing ini akan dilaksanakan dua hari sekali dengan tema yang berbeda-beda seperti kegiatan rohani, outbond berada di sekitar penampungan. Selain itu pelayanan trauma healing sendiri juga akan dilakukan di dua titik pos penampungan lainnya yang berada di wilayah Mertoyudan, yaitu di balai desa Mertoyudan dan Banyurojo.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar