Peringati Hari Kanker, Masyarakat Diingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Dilihat 1503 kali
Peserta antusias mendengarkan talkshow Bincang - Bincang Kanker di Atrium Artos Mall Magelang, Minggu (04/02)


BERITAMAGELANG.ID - Sri Ardiyanti (45 th), warga Kampung Boton, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, adalah salah satu pejuang kanker di Indonesia. Ia berbagi cerita seputar perjuangannya melawan kanker.


"Ada baiknya masyarakat yang terdampak kanker untuk segera melakukan pemeriksaan secara medis, daripada melakukan tindakan pengobatan yang lainnya," ujar Sri saat menghimbau ratusan masyarakat yang hadir pada acara "Bincang - Bincang Kanker" di Atrium Artos Mall, Minggu (04/02).


Menurutnya, pengobatan secara medis bagi masyarakat yang terdampak kanker akan lebih akurat dan lebih tepat dalam proses penanggulangannya.


"Banyak masyarakat yang takut akan penanggulangan secara medis, terutama pada pengecekan kesehatan awal. Padahal hal itu sangatlah penting bagi orang yang terkena kanker," imbuhnya.


Salah satu anggota Yayasan Kanker Indonesi (YKI) Seksi Penyuluhan dan Pendidikan Kanker, Siwi Rohmaningsih, yang hadir sebagai narasumber, mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari kanker sedunia.


"YKI mengadakan talkshow mengenai kanker, yang diikuti oleh para pengurus YKI, beberapa masyarakat atau narasumber yang terdampak kanker, dan beberapa tamu undangan lainnya," terangnya.


Dalam acara tersebut, lanjut Siwi, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai deteksi dini kanker, yang dihubungkan dengan program pemerintah, yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).


Menurut Siwi, jumlah penderita kanker di Indonesia saat ini jumlahnya semakin banyak. Dan rata - rata kasus kanker masih didominasi oleh wanita.


"Untuk kasus kanker yang banyak menyerang wanita saat ini masih didominasi oleh kanker payudara. Sedangkan kanker yang menyerang pria, masih didominasi oleh kanker prostat," paparnya.


Pada kesempatan kali ini, imbuh Siwi, kita menghimbau kepada masyarakat, agar jangan takut dan ragu - ragu melakukan pemeriksaan secara medis, apabila merasa ada yang tidak beres dalam tubuhnya.


"Sangat disayangkan, masyarakat masih takut untuk memeriksakan kesehatannya, dan lebih memilih pada pengobatan - pengobatan alternatif, yang belum tentu sesuai dari segi medis," tutupnya.


Hari kanker diperingati setiap 4 Februari dalam rangka memberi dukungan bagi para pejuang penyakit mematikan ini di seluruh dunia.


 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar