Masa Pandemi Covid-19, Petani Desa Kalibening Tanam Pepaya Untuk Ketahanan Ekonomi

Dilihat 448 kali
Penanaman pohon pepaya jenis California secara simbolis oleh Forkopimcam Dukun Kabupaten Magelang, Kamis (4/6/2020)
BERITAMAGELANG.ID - Petani kurang mampu di Desa Kalibening Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, menerima bantuan bibit pohon pepaya untuk ketahanan ekonomi di tengah pandemi covid-19. Pemerintah desa setempat khusus menganggarkan dana desa sebesar Rp 50 juta untuk mereka.

"Kita prioritaskan bagi petani kurang mampu menerima bibit pohon pepaya," kata Nurbiyanto, Kepala Desa Kalibening Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jumat (5/6/2020).

Ia mengatakan, pemberian bantuan bibit pohon pepaya ini juga sudah sinkron dengan RPJMD Bupati Magelang. Masing-masing petani diberi sekitar 200 bibit pohon untuk ditanam di lahannya masing-masing. Sedangkan petani yang tidak memiliki lahan, bisa menanam di bengkok desa.

"Selama ini bengkok desa banyak ditanami oleh warga yang kurang mampu," ucapnya.

Pohon yang ditanam merupakan pohon pepaya jenis California. Selain cocok ditanam di desa yang berjarak sekitar 6 km dari puncak gunung Merapi, perawatannya juga tidak sulit. Selama masa penanaman, juga didampingi petani yang sudah ahli. Di sisi lain, harga jual pepaya California juga cukup tinggi.

"Peminatnya juga banyak, per kilo pepaya harganya Rp 2.500,-," terangnya.

Pasca panen sudah ada pihak yang siap menampung dan memasarkan. Sehingga petani tidak kesulitan dalam memasarkan hasil panen.

"Yang utama adalah meningkatkan perekonomian petani di musim pandemi covid-19 ini," ujarnya.

Menurut Nurbiyanto, warga Desa Kalibening sebagian besar berprofesi sebagai petani holtikultura, termasuk cabai. Hanya saja, saat ini komoditas cabai kurang menjanjikan karena harganya yang rendah.

Camat Dukun Amin Sudrajat mengaku sangat mendukung budidaya pepaya California yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kalibening. Karena di tengah pandemi covid-19, pemdes tidak hanya memberikan jaring pengaman sosial, mencegah dan menangani covid-19, namun juga memberikan bantuan usaha kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

"Tidak sekedar bantuan namun ada pendampingan hingga pemasarannya," ucap Amin.

Menurutnya, usaha pemdes ini sangat luar biasa dan bisa dijadikan contoh bagi desa-desa lainnya di Kecamatan Dukun.

Sholahudin, salah satu petani juga mengaku antusias dengan budidaya pohon pepaya California.

"Saya berharap hasilnya bisa lebih bagus daripada cabai yang saat ini juga sedang ditanam," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar